Hasil Wimbledon: Bungkam Shapovalov, Djokovic Tembus Final Grand Slam Ke-30

Penulis: Dian Megane
Sabtu 10 Jul 2021, 08:32 WIB
Novak Djokovic bungkam Denis Shapovalov di semifinal Wimbledon 2021

Novak Djokovic baru kehilangan satu set dalam perjalanan menuju final Wimbledon 2021

Ligaolahraga.com -

Berita Tenis: Novak Djokovic berhasil melaju ke final Wimbledon untuk kali ketujuh dan terpaut satu kemenangan lagi untuk mengklaim gelar Grand Slam ke-20 dalam kariernya.

Petenis peringkat 1 dunia mengalahkan petenis unggulan kesepuluh, Denis Shapovalov dengan hasil ketat 7-6, 7-5, 7-5 setelah 2 jam 44 menit dan membukukan partai puncak melawan petenis unggulan ketujuh, Matteo Berrettini yang mengandaskan petenis unggulan ke-14, Hubert Hurkacz.

“Saya pikir kedudukan akhir tidak cukup mengungkapkan tentang performa kami dan pertandingannya. Ia berpeluang melakukan servis untuk menutup set pertama dan ia mungkin petenis yang lebih baik di sebagian besar set kedua,” ungkap Djokovic.

“Ia memiliki banyak peluang dan saya harus memberinya tepukan tangan atas semua yang telah ia lakukan untuk di pertandingan kali ini dan dua pekan terakhir.”

Petenis berkebangsaan Serbia belum kehilangan satu set pun sejak kecolongan set pertama di babak pertama melawan petenis tuan rumah, Jack Draper. Ia bergabung dengan Roger Federer sebagai dua petenis putra yang berhasil melenggang ke 30 final Grand Slam (Federer tampil di 31 final Grand Slam). Kemenangan di final kali ini akan membuatnya mengantongi tiga gelar Grand Slam dalam satu musim dan membuatnya terpaut satu gelar lagi untuk menyapu bersih gelar turnamen bergengsi tersebut pada musim ini.

Pada laga semifinal melawan petenis berkebangsaan Kanada, Shapovalov, petenis berusia 34 tahun tampil impresif di bawah tekanan yang terlihat ketika mengamankan sepuluh dari 11 break point yang ia hadapi.

“Di momen-momen penting, saya pikir saya mungkin menahan rasa tegang saya dengan lebih baik daripadanya dan hanya membuatnya menembakkan pukulan ekstra serta memaksanya melakukan unforced error,” tambah Djokovic.

“Cukup menyulitkan untuk bertanding melawan Denis, khususnya di grass-court dan lapangan yang lebih cepat dengan servis tangan kiri yang ia miliki. Saya pikir ia salah satu petenis dengan servis terbaik, tidak perlu diragukan. Ketika ia tengah memanas, ketika ia merasakan servisnya, itu senjata andalan di lapangan mana pun melawan siapa pun.”

Dengan kemenangan atas Shapovalov, petenis unggulan pertama kini memenangkan semifinal Wimbledon untuk kali keenam secara beruntun dan mencatatkan 30-11 di semifinal Grand Slam, termasuk memenangkan 16 dari 17 semifinal tersebut.

Shapovalov tidak membuat perjalanan petenis berkebangsaan Serbia menuju final dengan semudah itu. Dinamika petenis kidal cukup impresif dengan menembakkan forehand dan backhand tanpa ragu.

Setelah melalui dua set yang sengit, petenis peringkat 1 dunia belum bisa menyelesaikan set ketiga dengan mudah. Tetapi pada kedudukan 5-5, Shapovalov yang akhirnya kembali tergelincir. Pengembalian forehandnya terlalu melebar pada peluang break point, sehingga memberi peluang kepada petenis peringkat 1 dunia yang akhirnya memenangkan pertandingan pada game selanjutnya dengan bantuan ace ketujuh.

Untuk kali pertama Djokovic melaju ke final Wimbledon dengan hanya kehilangan satu set saja. Ia kehilangan dua set dalam perjalanan menuju final Grand Slam tersebut pada musim 2013, 2015, dan 2019.

Artikel Tag: Tenis, wimbledon, Novak Djokovic, Denis Shapovalov

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tenis/hasil-wimbledon-bungkam-shapovalov-djokovic-tembus-final-grand-slam-ke-30
599  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini