Hasil US Open: Jegal Ons Jabeur, Iga Swiatek Kukuhkan Diri Sebagai Juara

Penulis: Dian Megane
Minggu 11 Sep 2022, 07:35 WIB
Iga Swiatek angkat gelar Grand Slam ketiga dalam karier di US Open

Iga Swiatek

Ligaolahraga.com -

Berita Tenis: Maret lalu, tepatnya ketika Ashleigh Barty tiba-tiba memutuskan pensiun, Iga Swiatek didapuk menjadi petenis peringkat 1 dunia ketika usianya masih menginjak 20 tahun.

Setelah itu, petenis berkebangsaan Polandia menyambar 37 kemenangan secara beruntun, termasuk memenangkan gelar French Open kedua dalam kariernya. Dan kini, berkat kemenangan 6-2, 7-6 atas petenis berkebangsaan Tunisia, Ona Jabeur, petenis peringkat 1 dunia menjadi juara US Open musim 2022.

Alih-alih terintimidasi dengan peringkat 1 dunia, petenis berkebangsaan Polandia mengubahnya menjadi inspirasi.

“Saya harus tetap tenang dan fokus dengan tujuan,” ungkap Swiatek. “Ini New York, begitu berisik, jadi, ini sungguh luar biasa.”

“Ini benar-benar menakjubkan bagi saya. Saya merasa benar-benar bangga bahwa saya bisa menanganinya secara mental."

Setelah kehilangan set pertama di babak keempat US Open melawan Jule Niemeier, petenis berkebangsaan Polandia memenangkan set ketiga dengan 6-0. Ia menghindari set ketiga di perempatfinal melawan Jessica Pegula dengan memenangkan babak tierbreak set kedua dengan meyakinkan. Ia tertinggal dengan 2-4 di set ketiga melawan Aryna Sabalenka sebelum menyambar empat game terakhir set ketiga di semifinal.

Jumpa Jabeur, pertandingan ditentukan melalui babak tiebreak set kedua yang berlangsung sengit, babak tiebreak pertama petenis peringkat 1 dunia di final. Tertinggal dengan 4/5, ia menembakkan forehand winner demi menyamakan kedudukan. Ketika pengembalian forehand petenis unggulan kelima terlalu melebar pada dua poin berikutnya, petenis unggulan pertama keluar sebagai juara.

Kini, petenis yang telah mengantongi tiga gelar Grand Slam memenangkan 10 final terakhir yang ia lakoni dengan dua set langsung, setelah kalah di final pertama pada usia 17 tahun dan menghuni peringkat 115 dunia melawan Polona Hercog di Lugano, Swiss. Jika kembali melihat ajang ITF, ia telah memenangkan 17 dari 18 final yang ia lakoni dalam kariernya sampai saat ini.

Sementara itu, catatan dari keseluruhan Grand Slam yang ia lakoni pada musim ini berakhir dengan 21-2.

US Open yang diselenggarakan menuju akhir musim yang panjang dengan semua atmosfer yang memukau, mungkin menjadi Grand Slam tersulit untuk dimenangkan. Bahkan dengan melihat daftar lawan yang dihadapi, undian pertandingan di New York musim ini secara statistik menjadi jalan paling terjal yang dilalui petenis berkebangsaan Polandia untuk memenangkan Grand Slam. Rata-rata peringkat lawan yang ia hadapi di New York musim ini adalah 47, sedikit lebih tinggi daripada di French Open dengan 55 dan 78 di French Open musim 2020.

Terhitung Senin (12/9), Swiatek dan Jabeur masing-masing akan menghuni peringkat 1 dan peringkat 2. Kedua petenis telah mengantongi kemenangan terbanyak di turnamen WTA dalam dua musim terakhir dan keduanya musim ini tampil di final Grand Slam kedua, meskipun petenis berkebangsaan Tunisia harus berakhir sebagai runner up di kedua final prestisius tersebut.

Menerima cek sebesar 2,6 juta dolar sebagai juara, para penonton di Stadion Arthur Ashe tertawa ketika Swiatek mengatakan, “Saya benar-benar lega ini bukan uang tunai.”

Artikel Tag: Tenis, US Open, Iga Swiatek, Ons Jabeur

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tenis/hasil-us-open-jegal-ons-jabeur-iga-swiatek-kukuhkan-diri-sebagai-juara
615  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini