Hasil French Open: Carlos Alcaraz Torehkan Sejarah Di Roland Garros

Penulis: Dian Megane
Jumat 04 Jun 2021, 12:25 WIB
Carlos Alcaraz tantang Jan Lennard Struff di babak ketiga French Open 2021

Carlos Alcaraz jadi petenis termuda yang melaju ke babak ketiga French Open sejak petenis berusia 17 tahun, Andrei Medvedev pada musim 1992.

Berita Tenis: Petenis berkebangsaan Spanyol, Carlos Alcaraz mungkin masih berusia 18 tahun, tetapi pekan ini ia tidak bermain seperti di Roland Garros, Paris.

Petenis peringkat 97 dunia secara mengejutkan berhasil menaklukkan petenis unggulan ke-28, Nikoloz Basilashvili dengan 6-4, 6-2, 6-4 dan menjadi petenis putra termuda yang melangkah ke babak ketiga French Open sejak petenis berusia 17 tahun, Andrei Medvedev pada musim 1992.

Petenis berkebangsaan Spanyol juga menjadi petenis putra termuda yang melaju sejauh itu di Grand Slam sejak petenis berusia 17 tahun, Rafael Nadal di Australian Open musim 2004.

“Tentu itu luar biasa, angka-angkanya, tetapi saya masih fokus dengan diri saya sendiri,” ungkap Alcaraz.

“Itu artinya saya berada di jalur yang tepat. Saya melakukan hal yang tepat dan saya masih melakukannya. Saya masih tumbuh berkembang sebagai seorang petenis dan individu. Itu adalah hal yang paling penting.”

Meski begitu, petenis peringkat 97 dunia bukan satu-satunya petenis belia yang tampil menggebrak pada pekan ini. Dua petenis Italia yang berusia 19 tahun, Jannik Sinner dan Lorenzo Musetti juga melenggang ke babak ketiga French Open musim ini. Terakhir kali tiga petenis belia lolos ke babak ketiga di Roland Garros terjadi pada musim 2001, ketika Roger Federer, Andy Roddick, dan Tommy Robredo melakukannya.

Musim ini, petenis berusia 18 tahun debut di Roland Garros. Delapan bulan lalu, ia kalah di pertandingan pertama babak kualifikasi Grand Slam tersebut. Tetapi ia secara konsisten memperlihatkan emosi positif di sepanjang pertandingan yang sesekali diselipi kepalan tangan dan teriakan, “Vamos!”, apalagi setelah ia mengklaim kemenangan ketika waktu menunjukkan 1 jam 56 menit.

“Di pertandingan kali ini, emosi positif benar-benar penting, karena Basilashvili adalah petenis yang sangat handal. Ia memiliki banyak bakat memukau. Ia memukul bolanya dengan sangat keras dan jika anda tidak fokus, cukup sulit untuk bertanding melawannya. Anda harus fokus di sepanjang waktu,” tutur Alcaraz.

Basilashvili merupakan salah satu petenis paling tangguh dan telah menikmati kesuksesan di turnamen clay-court setelah memenangkan dua turnamen ATP level 500 yang digelar di Hamburg (2018 dan 2019).

Namun, petenis berkebangsaan Spanyol tidak menghadapi banyak kendala ketika mengatasi petenis berusia 29 tahun, Basilashvili. Petenis berusia 18 tahun tampak nyaman dalam rally-rally dan memaksa lawan untuk melakukan kesalahan.

Petenis peringkat 97 dunia sempat menyia-nyiakan peluang break pada kedudukan 4-3 di set ketiga, tetapi ia dengan cepat kembali fokus sebelum akhirnya mengklaim kemenangan.

Alcaraz yang menembus peringkat 100 besar untuk kali pertama pada pekan lalu, selanjutnya akan menantang petenis berkebangsaan Jerman, Jan Lennard Struff di babak ketiga French Open.

Berjuang selama 2 jam 18 menit, Lennard Struff mengeleminasi Facundo Bagnis dengan 7-5, 7-6, 6-4.

Menghadapi Alcaraz, Lennard Struff akan tampil percaya diri, apalagi setelah ia berhasil menaklukkan petenis unggulan ketujuh, Andrey Rublev di babak pertama. Ia akan berusaha untuk melaju ke babak keempat Grand Slam untuk kali kedua dalam kariernya setelah lolos ke babak keempat French Open musim 2019.

Artikel Tag: Tenis, French Open, Carlos Alcaraz, Nikoloz Basilashvili, Jan Lennard Struff

10883  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini