Hasil Australian Open: Petenis Peringkat 114, Karatsev Torehkan Tinta Emas

Penulis: Dian Megane
Selasa 16 Feb 2021, 16:40 WIB
Aslan Karatsev melaju ke semifinal Australian pada debutnya di Grand Slam

Aslan Karatsev menjadi salah satu kisah tak terduga di Australian Open 2021

Berita Tenis: Aslan Karatsev menuliskan sejarah pada hari Selasa (16/2) waktu setempat di Australian Open dengan menjadi petenis putra pertama di Open Era yang melaju ke semifinal pada debutnya di Grand Slam.

Petenis berkebangsaan Rusia mengawali perempatfinal Australian Open musim ini melawan petenis unggulan ke-18, Grigor Dimitrov dengan sedikit goyah, tetapi ia bangkit demi mengklaim 2-6, 6-4, 6-1, 6-2 setelah 2 jam 32 menit.

Petenis berkebangsaan Bulgaria, Dimitrov tampak tajam di awal pertandingan, tetapi di awal set ketiga ia mulai memperlihatkan servis dan gerakan yang terbatas, sehingga membatasi peluangnya.

“Ini perasaan yang luar biasa. Tentu untuk kali pertama saya melakoni Grand Slam, untuk kali pertama berada di semifinal. Sungguh luar biasa,”seru Karatsev.

Setelah set ketiga, Dimitrov meminta jeda untuk alasan medis dan berusaha untuk tetap berjuang melawan cedera yang tampak menyerang punggungnya. Sementara mantan petenis peringkat 3 dunia memilih tidak mundur, kondisinya tidak cukup baik untuk tetap kompetitif di dua set terakhir.

“Benar-benar sulit bagi saya dari awal pertandingan untuk menahan rasa tegang. Itu benar-benar rumit. Saya berusaha untuk menemukan cara bagaimana bertanding melawannya, lalu di set ketiga, ia merasakan sesuatu pada punggungnya,” tambah Karatsev.

Petenis peringkat 114 dunia sebelumnya telah berusaha keras untuk terkualifikasi di Grand Slam dalam sembilan kesempatan dan gagal di semua kesempatan tersebut. Pada bulan Januari, ia akhirnya melalui babak kualifikasi di Doha demi mendapatkan satu tempat di Australian Open.

Petenis berusia 27 tahun menjadi qualifier kelima yang melaju ke semifinal Grand Slam di Open Era dan ia menjadi qualifier putra kedua yang melaju ke semifinal Australian Open sejak Bob Giltinan pada musim 1977.

Petenis berkebangsaan Rusia memperlihatkan rasa tegang di awal pertandingan dengan melakukan 19 unforced error hanya di set pertama saja. Sementara Dimitrov memperlihatkan gerakan luar biasa demi memaksa petenis peringkat 114 dunia memainkan lebih banyak bola.

Namun, setelah petenis peringkat 114 dunia mengamankan lima break point di service game pertamanya pada set kedua, arah pertandingan berubah. Ia masih melakukan kesalahan – 15 unforced error di set kedua – tetapi bertahan di rally-rally panjang agar membuat level permainan Dimitrov menurun.

Menuju akhir pertandingan, petenis non unggulan mempertahankan ketenangan di setiap rally, sementara petenis unggulan ke-18 tetap berjuang sampai akhir, tetapi tidak mampu melaju ke semifinal Grand Slam keempat dalam kariernya.

Petenis berusia 27 belum pernah berkompetisi di Grand Slam sebelum Australian Open musim ini, tetapi ia memiliki kepercayaan diri tinggi. Pada paruh kedua musim 2020, ia memenangkan 18 dari 20 pertandingan ajang Challenger. Kurang dari dua pekan lalu, ia menjadi salah satu petenis yang memperkuat Rusia memenangkan ATP Cup, bersama Daniil Medvedev, Andrey Rublev, dan Evgeny Donskoy, bahkan Medvedev menyebutnya sebagai senjata rahasia tim mereka.

Karatsev akan berusaha melanjutkan petualangan luar biasanya di Grand Slam demi melaju ke final ketika ia menghadapi petenis unggulan pertama, Novak Djokovic atau petenis keenam, Alexander Zverev. Di Australian Open musim ini, ia telah mengalahkan tiga petenis unggulan, yakni Diego Schwartzman (petenis unggulan kedelapan), Felix Auger Aliassime (petenis unggulan ke-20), dan Dimitrov.

Artikel Tag: Tenis, australian open, Aslan Karatsev, Grigor Dimitrov

588  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini