Gagal Di Final, Victoria Azarenka Mengaku Kerahkan Segalanya Di US Open

Penulis: Dian Megane
Minggu 13 Sep 2020, 14:44 WIB
Victoria Azarenka kandas dari Naomi Osaka di final US Open 2020

Untuk kali ketiga dalam kariernya, Victoria Azarenka harus puas menjadi runner up US Open

Berita Tenis: Victoria Azarenka akan meninggalkan New York sebagai runner up US Open untuk kali ketiga dalam kariernya, tetapi ia akan mempertahankan sudut pandang di akhir perjalanan atas performa yang mengantarkannya ke final Grand Slam pertama dalam tujuh musim terakhir.

Menghadapi petenis unggulan keempat sekaligus juara US Open musim 2018, Naomi Osaka, petenis yang telah memiliki satu anak laki-laki tersebut berjuang keras dengan membuahkan hasil unggul satu set dan sebuah break di set kedua pada laga yang digelar di Arthur Ashe Stadium, demi memenangkan gelar Grand Slam ketiga dalam kariernya.

Namun, Osaka bangkit dari tepi jurang kekalahan dan keluar sebagai juara US Open musim 2020 dengan tiga set setelah berjuang hampir selama 2 jam.

“Yang jelas, tiga pekan terakhir telah menjadi pekan yang luar biasa. Saya tidak pernah mencatatkan hasil seperti itu dalam waktu yang cukup lama. Jadi, saya sangat senang akan hal itu,” ungkap Azarenka.

“Kali ini, hasilnya kekalahan. Hal itu tidak terlalu mengganggu saya. Tentu, saya ingin sekali menang kali ini. Tetapi itu yang telah terjadi.”

“Kali ini pun saya mengerahkan semua yang saya bisa di lapangan. Hasilnya tidak keluar seperti yang saya inginkan. Tetapi saya sangat bangga dengan tiga pekan terakhir yang telah saya lalui di sini. Saya merasa saya berkembang banyak. Saya melakoni banyak pertandingan epik. Saya merasa saya menguji diri saya sendiri, baik secara fisik maupun mental di level yang sangat sulit.”

“Sungguh sangat menyenangkan bagi saya untuk bertanding, berada di final US Open. Saya sangat bersyukur untuk peluang ini.”

Hanya sedikit pihak yang memprediksi bahwa petenis berkebangsaan Belarusia akan mencapai dua final di New York secara beruntun (dua pekan lalu ia memenangkan Cincinnati Open yang digelar di venue yang sama dengan US Open dengan melawan petenis yang sama, Osaka yang mundur karena cedera) dan ia mengaku bahwa ia bahkan merenungkan untuk menggantungkan raketnya setelah kesulitan untuk mendapatkan hasil positif.

Cedera dan masalah pribadi telah mempengaruhi performanya di turnamen, termasuk membuatnya melewatkan Australian Open musim ini. Sebelum pandemi, ia hanya melakoni satu pertandingan di Monterrey yang berakhir dengan kekalahan dua set langsung.

“Saya siap untuk berhenti,” aku Azarenka. “Saya belum menyentuh raket saya selama lima bulan. Saya tidak benar-benar berencana untuk bertanding sampai masalah pribadi saya terselesaikan. Jadi, saya belum benar-benar mengambil keputusan akhir, karena saya akan melakukannya setelah itu,” tambah Azarenka.

“Tetapi hal yang membuat saya tetap bertahan adalah hasrat saya untuk mengejar hal yang saya inginkan.”

Sementara itu, gagal untuk kali ketiga di final Grand Slam di Flushing Meadows, New York, Azarenka menambahkan, “Saya tidak kecewa. Hanya menyakitkan. Rasanya menyakitkan ketika kalah. Saya sudah begitu dekat. Tetapi hasilnya tidak berjalan sesuai keinginan saya. Saya kira kali ketiga akan menjadi keberuntungan saya, tetapi saya akan mencobanya lagi. Itu yang akan saya lakukan.”

Artikel Tag: Tenis, US Open, Victoria Azarenka, Naomi Osaka

1074  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini