Filosofi Rafael Nadal Usai Kandas Di Tangan Taylor Fritz

Penulis: Dian Megane
Senin 14 Nov 2022, 20:59 WIB
Kandas di laga pembuka ATP Finals, ini filosofi Rafael Nadal

Rafael Nadal

Ligaolahraga.com -

Berita Tenis: Pada laga kedua dalam sepuluh pekan terakhir, Rafael Nadal kalah dari petenis AS yang penuh inspirasi, Taylor Fritz di ATP Finals, Turin.

Namun, belum ada tanda-tanda kepanikan dari petenis berkebangsaan Spanyol meskipun ia kalah di laga pembuka fase grup ATP Finals. Ia meyakini satu faktor krusial yang menyebabkan kekalahan pertamanya di Grup Hijau.

“Sudah waktunya,” ungkap Nadal. “Tenis dan olahraga secara keseluruhan, sudah waktunya. Saya memiliki waktu yang lebih sedikit daripada Fritz untuk melakukan hal yang ingin saya lakukan dengan bolanya. Saya merasa semua hal berjalan dengan begitu cepat. Ketika hal tersebut terjadi, biasanya anda akan stres dan anda tidak memiliki waktu untuk memainkan tembakan yang anda inginkan.”

Sejak lolos ke babak keempat US Open sambil berjuang melawan otot perut yang robek pada September lalu, satu-satunya laga nomor tunggal yang juara French Open musim 2022 lakoni adalah laga babak pertama Paris Masters yang berakhir dengan kekalahan dari petenis AS, Tommy Paul kurang lebih 11 hari yang lalu.

Petenis berusia 36 tahun mengakui kesulitan ketika berhadapan dengan lawan tangguh segera setelah ia mengalami cedera.

“Di sebagian besar pertandingan, saya berada dalam posisi bertahan dan ia berada dalam posisi menyerang,” tutur Nadal. “Itu hal yang terjadi. Tetapi setiap kali saya kembali setelah cedera, saya bertanding melawan petenis handal dari sejak hari pertama. Itu hal yang terjadi ketika anda kembali berkompetisi di turnamen Masters 1000 dan ATP Finals.”

Tidak lupa, petenis berkebangsaan Spanyol melontarkan pujian kepada Fritz, petenis AS pertama yang tampil di ATP Finals sejak John Isner musim 2018. Petenis berusia 25 tahun tidak memperlihatkan tanda-tanda gugup setelah ia menembakkan pukulan dengan rapi agar membuat petenis berkebangsaan Spanyol berlarian ke seluruh penjuru lapangan.

“Kita bisa menemukan cara yang berbeda untuk menjelaskan apa yang terjadi, pada akhirnya, Fritz bermain dengan sangat baik,” lanjut Nadal. “Saya tidak mampu mengatasi kekuatannya. Sudah jelas bahwa di lapangan ini, anda harus bermain dengan sangat baik. Anda tidak memiliki waktu untuk memikirkan strategi. Tidak ada waktu. Semuanya berjalan dengan begitu cepat.”

“Servis seperti yang Fritz lakukan, lalu anda berada di bawah tekanan sepanjang waktu. Ketika seseorang servis seperti itu, pada pengembalian ia akan mengejar setiap tembakan. Ia bermain dengan baik, sedangkan saya tidak bermain dengan cukup baik.”

Nadal yang mengincar gelar ATP Finals pertama dalam kariernya menambahkan, “Ini seperti pertandingan pada turnamen yang normal, karena pihak yang kalah akan tersingkir dari turnamen secara normal. Saya hanya harus menerima bahwa saya harus bermain dengan lebih baik. Saya harap saya bisa siap untuk membuatnya terjadi.”

Artikel Tag: Tenis, ATP Finals, Rafael Nadal, Taylor Fritz

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tenis/filosofi-rafael-nadal-usai-kandas-di-tangan-taylor-fritz
467  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini