Emma Raducanu Masih Tak Percaya Jadi Juara Grand Slam Di US Open

Penulis: Dian Megane
Minggu 12 Sep 2021, 20:34 WIB
Reaksi Emma Raducanu usai jadi juara Grand Slam di US Open 2021

Emma Raducanu jadi qualifier pertama yang memenangkan gelar Grand Slam di US Open 2021

Ligaolahraga.com -

Berita Tenis: Petenis berkebangsaan Inggris yang masih berusia 18 tahun, Emma Raducanu mendeskripsikan kemenangan di US Open musim 2021 sebagai mimpi yang mutlak.

Petenis berkebangsaan Inggris juga menambahkan, ia tidak akan pernah percaya jika ada seseorang yang mengatakan kepadanya sebelum Wimbledon musim sini bahwa ia akan menjadi juara di turnamen yang paling bergengsi secepat ini.

Akhir pekan ini, petenis berusia 18 tahun mengalahkan petenis berusia 19 tahun, Leylah Annie Fernandez dengan dua set langsung untuk memenangkan US Open dan menjadi qualifier pertama dalam sejarah tenis yang memenangkan gelar Grand Slam. Ia juga menorehkan serangkaian hal pertama lain untuk menorehkan kisah juara yang mungkin paling tidak terduga.

“Itu mimpi yang mutlak. Anda hanya bermimpi melihat diri anda naik ke kotak penonton, memeluk semua orang, dan merayakannya. Hal itu adalah sesuatu yang selalu anda pikirkan, hal yang selalu anda perjuangkan. Untuk momen yang benar-benar terjadi, saya hanya merasa sangat bersyukur terhadap tim saya yang berada bersama saya di sini dan tim yang ada di rumah saya, LTA, dan setiap pihak yang mendukung saya selama melalui perjalanan ini,” papar Raducanu.

Seperti petenis profesional lain, petenis berkebangsaan Inggris menyatakan bahwa ia bermimpi untuk memenangkan gelar paling bergengsi sejak masih kecil.

“Visi yang saya miliki untuk memenangkan Grand Slam ada sejak dini, jika saya bisa mengatakan,” tambah Raducanu.

“Saya selalu bermimpi untuk memenangkan Grand Slam. Anda hanya mengatakan hal seperti itu. Anda mengatakan, saya ingin memenangkannya. Tetapi mempercayai bahwa saya melakukannya dan benar-benar memenangkannya, saya tidak bisa mempercayainya.”

“Saya pertama kali bermain tenis ketika saya masih gadis kecil, tetapi saat itu saya pikir hal terbesar dari mimpi itu adalah hanya kemenangan, momen kemenangan, merayakan dengan tim anda di kotak penonton, berusaha menemukan cara untuk menaiki kotaknya, dan hanya melihat mereka setelah pertandingan. Hal itu yang terbersit dalam benak saya, selama beberapa malam.”

Meskipun petenis berusia 18 tahun bermimpi untuk memenangkan Grand Slam sejak kecil, tidak ada seorang pun, bahkan dirinya sendiri akan menduga bahwa kesuksesannya di turnamen sebesar itu akan datang secepat ini di US Open.

“Saya tidak bisa mempercayainya, karena di awal musim grass-court, saya baru selesai dengan ujian saya,” lanjut Raducanu.

“Saya melalui tiga pekan untuk berlatih sebelum turnamen pertama saya. Saya hanya berlatih untuk setiap pertandingan, setiap kemenangan. Saya pikir Wimbledon adalah pengalaman yang luar biasa, babak keempat, pekan kedua Wimbledon, saya tidak bisa mempercayainya.”

“Tetapi saya masih berambisi. Saya bekerja keras setelah musim grass-court. Saya tidak memiliki banyak waktu untuk rehat. Lalu tiba di AS. Dengan setiap pertandingan dan turnamen, saya pikir saya benar-benar membangun kepercayaan diri dan permainan saya.”

Raducanu yang baru saja melakoni Grand Slam kedua dalam kariernya di US Open musim ini sebagai petenis profesional, akan mengalami kenaikan peringkat dari peringkat 150 dunia menjadi peringkat 23 dunia. Ia juga menambahkan bahwa ia bangga setelah bisa tetap fokus dengan pertandingannya dan tidak terbawa situasi yang mengelilinginya.

Artikel Tag: Tenis, US Open, Emma Raducanu

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tenis/emma-raducanu-masih-tak-percaya-jadi-juara-grand-slam-di-us-open
477  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini