Di Usia 38 Tahun, Roger Federer Merasa Tak Seharusnya Difavoritkan

Penulis: Dian Megane
Sabtu 18 Jan 2020, 11:39 WIB
Di Usia 38 Tahun, Roger Federer Merasa Tak Seharusnya Difavoritkan

Roger Federer

Berita Tenis: Melewatkan ATP Cup dan tiba di Melbourne lebih awal, Roger Federer telah mempersiapkan diri untuk melakoni Australian Open untuk kali ke-21 dalam kariernya.

Federer memasuki Australian Open musim ini sebagai petenis unggulan ketiga di belakang Rafael Nadal dan Novak Djokovic. Bintang tenis Swiss tersebut masih mampu memperlihatkan permainan menakjubkan, memenangkan empat gelar pada musim 2019, dan masih diperhitungkan di turnamen Masters 1000 serta Grand Slam, meski ia tidak memenangkan satu gelar Grand Slam pun pada musim 2019.

Federer akan berusaha untuk kembali ke jalan kemenangan di Australian Open, mengincar gelar ketujuh di Melbourne, dan gelar Grand Slam ketiga dalam empat musim terakhir.

Mengakhiri musim 2019 dengan berada di peringkat tiga besar seperti yang mereka lakukan pada musim 2007, Federer, Nadal, dan Djokovic masih menjadi petenis yang paling difavoritkan untuk membawa pulang gelar Australian Open, di hadapan para pesaing yang masih cukup muda, seperti Daniil Medvedev, Stefanos Tsitsipas, dan Dominic Thiem yang berada di level cukup tinggi pada musim 2019 dan mencatatkan kemenangan atas Tiga Besar.

Berbicara mengenai peluangnya di Australian Open musim ini, Federer menggarisbawahi fakta bahwa ia seharusnya tidak difavoritkan dengan melihat usianya saat ini. Tetapi, Federer menyatakan bahwa ia, Nadal, dan Djokovic seharusnya merasa bangga dengan hal yang telah mereka capai dalam 15 musim terakhir dengan masih berada di puncak dunia tenis putra dan mempertahankan gelar prestisius dari para petenis muda.

“Saya juga mewaspadai bahwa saya seharusnya tidak difavoritkan di usia saya yang menginjak 38 tahun, seharusnya petenis lain yang mungkin berusia 20 tahun-an,” aku Federer.

“Rafa, Novak, dan saya masih menjadi petenis yang harus dikalahkan, yang tentunya baik, setidaknya bagi kami. Semua orang memiliki karier masing-masing. Rafa melakukannya dengan caranya, begitupun dengan Novak dan Andy. Pada akhirnya, saya pikir kami bisa melihat ke belakang dan bangga dengan hal yang telah kami capai.”

Artikel Tag: Tenis, australian open, Roger Federer

785  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini