Denis Shapovalov Siap Bersinar Di Auckland

Penulis: Dian Megane
Selasa 14 Jan 2020, 09:02 WIB
Denis Shapovalov Siap Bersinar Di Auckland

Denis Shapovalov

Berita Tenis: Beberapa hari setelah digelarnya ASB Classic nomor tunggal putra di Auckland, turnamen tersebut akan semakin bergemuruh pada hari Rabu (15/01) ketika para petenis top dunia beraksi.

Empat petenis unggulan pertama, yakni Fabio Fognini, Denis Shapovalov, Karen Khachanov, dan John Isner mendapatkan bye di babak pertama. Keempat bintang tenis tersebut akan beraksi pada hari Rabu (15/01) dan mungkin bintang tenis yang paling bersinar di antara mereka adalah petenis muda Kanada, Shapovalov.

Petenis berusia 20 tahun, Shapovalov saat ini menghuni peringkat 13 dunia dan peringkatnya mulai menanjak dengan stabil sejak ia mengklaim kemenangan mengejutkan atas Rafael Nadal di Montreal musim 2017.

Shapovalov memperlihatkan bahwa hasil tersebut tidak semudah membalikkan telapak tangan dan pastinya menembus peringkat 10 besar merupakan salah satu targetnya pada musim 2020.

“Saya bermain di level yang baik dan saya memperlihatkan permainan mumpuni dalam beberapa musim terakhir,” tutur Shapovalov tentang peningkatan peringkatnya yang cukup stabil.

“Musim lalu, ketika hasilnya bahkan tidak sesuai yang diharapkan, saya tetap bekerja keras setiap harinya dan akhirnya semua mulai terlihat. Saya merasa permainan saya mulai bersatu, saya merasa berada dalam kondisi prima, dan benar-benar bersemangat untuk mengawali musim yang baru.”

Di ATP Cup pekan lalu, Shapovalov mengalahkan petenis top dunia, seperti Stefanos Tsitsipas dan Alexander Zverev, sementara Novak Djokovic bisa mengalahkannya di babak tiebreak set ketiga.

“Saya merasa permainan saya berevolusi dan saya menjadi petenis yang lebih lengkap,” lanjut Shapovalov.

“Tentu, di waktu sebelumnya saya mengalahkan Rafa, tetapi butuh waktu bagi siapapun untuk berkembang sebagai petenis maupun sebagai individu. Saya bertambah dewasa, mendapatkan banyak pengalaman, dan saya merasa permainan saya banyak berkembang sejak pertandingan itu (melawan Nadal di Montreal).”

Sementara itu, Shapovalov baru memenangkan satu pertandingan pada dua lawatannya ke Auckland, tetapi ia telah menjadi petenis yang difavoritkan para penonton, karena permainan menarik yang disuguhkannya.

“Saya pikir turnamen ini adalah turnamen yang baik sebelum menuju Grand Slam,” tukas Shapovlaov.

“Rasanya benar-benar rileks dan saya sangat menyukai para penggemar di sini. Saya merasa mereka juga menyukai saya.”

Artikel Tag: Tenis, ASB Classic, Denis Shapovalov

369  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini