Dengan Pukulan Di Paris, Ons Jabeur Makin Termotivasi Di Musim Grass-Court

Penulis: Dian Megane
Selasa 14 Jun 2022, 21:08 WIB
Ons jabeur termotivasi raih kesuksesan lebih di musim grass-court

Ons Jabeur

Ligaolahraga.com -

Berita Tenis: Jika keyakinan menjadi faktor yang berkontribusi terhadap kesuksesan di musim grass-court, maka Ons Jabeur akan menjadi salah satu yang patut disaksikan dalam beberapa pekan ke depan.

Kepada WTA Insider, petenis berkebangsaan Tunisia, Jabeur mengungkapkan, “Biasanya, saya bermain sepak bola di atas rumput, bukan tenis, tetapi hal itu sedikit berubah bagi saya.”

Beberapa pekan lalu, petenis berkebangsaan Tunisia debut sebagai petenis peringkat 5 besar setelah French Open. Saat ini menghuni peringkat 4 dunia, ia menjadi petenis unggulan pertama di turnamen WTA level 500 yang digelar di Berlin, German Open.

“Saya merasa saya memiliki hubungan yang luar biasa dengan rumput,” aku Jabeur. “Begitu saya menemukan timing saya, bagaimana beradaptasi dengan pukulan saya, semuanya akan jauh lebih baik dan saya merasa saya akan lebih menikmati waktu saya di atas grass-court. Saya senang melihat grass-court sebagai permainan yang menyenangkan karena lapangan itu jauh berbeda dengan lapangan lain. Ketika saya melihatnya dengan sudut pandang seperti itu, saya bermain dengan jauh lebih baik.”

Permainan petenis peringkat 4 dunia dilengkapi dengan slice, dropshot, dan forehand datar yang sempurna untuk grass-court. Semua hal akhirnya menyatu pada musim lalu. Ia memenangkan gelar turnamen WTA pertama dalam kariernya di turnamen grass-court yang digelar di Birmingham, lalu diikuti dengan lolos ke perempatfinal Wimbledon untuk kali pertama.

“Jika anda percaya anda bisa bermain dengan baik di grass-court, maka anda bisa. Jika anda memiliki hubungan benci dengan grass-court, maka hal itu tidak akan membantu anda,” tambah Jabeur.

“Saya pikir grass-court akan cocok untuk banyak petenis. Contohnya, petenis yang memukul dengan datar dan keras, akan sulit untuk mengembalikan bolanya. Petenis lain seperti saya yang mengubah ritme, mereka melakukan slice, mereka membuat anda mengunjungi semua sudut lapangan, mereka bisa bermain dengan sangat handal di grass-court. Jadi, anda harus siap dengan kaki anda dan mempersiapkan reaksi anda dengan sangat baik.”

Usai menikmati musim terbaik dalam kariernya, petenis berusia 27 tahun menyatakan bahwa ia siap untuk membalikkan halaman baru setelah mengalami pasang surut di musim clay-court. Setelah mengalami cedera di awal musim ini, ia mencatatkan 17-4 di musim clay-court, termasuk memenangkan gelar terbesar dalam kariernya sampai saat ini di Madrid dan lolos ke final di Charleston dan Roma.

Ia pun menjadi salah satu petenis yang difavoritkan di French Open, tetapi ia langsung tersingkir dari Grand Slam tersebut hanya beberapa jam setelah Grand Slam tersebut dimulai.

“Hal yang terjadi di French Open membuat saya banyak belajar untuk menyusun jadwal yang lebih baik atau menangani tekanan dengan jauh lebih baik,” aku Jabeur.

“Tetapi itu bagian dari proses, bagian dari tujuan yang ingin saya capai. Saya harus menerima tantangan seperti itu.”

“Wimbledon adalah salah satu tujuan utama yang ada dalam benak saya sejak awal musim ini. Sungguh menyenangkan bisa kembali ke lapangan yang sangat saya cintai. Saya berusaha untuk tidak terlalu tertekan. Menjadi petenis unggulan pertama di sini tidak banyak membantu. Tidak mengharapkannya, sejujurnya.”

Jabeur memasuki musim grass-court dengan berada di posisi kedua setelah Iga Swiatek di klasemen sementara Race to WTA Finals. Terlepas dari peringkat baru dan poin-poin yang solid dari paruh pertama musim ini, ia masih termotivasi untuk mencapai lebih.

Artikel Tag: Tenis, Ons Jabeur

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tenis/dengan-pukulan-di-paris-ons-jabeur-makin-termotivasi-di-musim-grass-court
564  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini