Demi Pertahankan Gelar, Ashleigh Barty Bertahan Selama 50 Jam Di Perjalanan

Penulis: Dian Megane
Rabu 24 Mar 2021, 20:38 WIB
Ashleigh Barty siap pertahakan gelar Miami Open yang ia menangkan musim 2019

Ashleigh Barty ketika berkompetisi di Australian Open 2021

Berita Tenis: Ashleigh Barty menyatakan bahwa ia sangat senang bermain tenis di luar rumahnya sendiri, Australia, meskipun perjalanan internasional pertamanya dalam 12 bulan terakhir tidak sesuai rencana.

Juara French Open musim 2019 tidak melakukan perjalanan secara internasional lebih dari satu musim akibat pandemi COVID-19, termasuk melewatkan dua Grand Slam terakhir pada musim 2020. Meskipun absen cukup lama, ia berhasil bertahan di peringkat 1 dunia akibat kalkulasi poin peringkat yang disesuaikan dengan kondisi saat ini.

Berharap bisa mempertahankan peringkatnya dalam beberapa pekan ke depan, petenis berusia 24 tahun menuju Miami Open yang ia menangkan pada musim 2019 (edisi 2020 dibatalkan akibat pandemi). Menuju turnamen tersebut, ia mengaku perasaannya campur aduk tentang bermain satu musim penuh dengan beragam larangan yang masih diterapkan.

“Ketika meninggalkan Australia, cukup sulit bagi saya untuk pergi dan cukup emosional bagi saya. Tetapi, saya pikir saya dan tim saya sangat senang dengan peluang untuk bermain di sepanjang musim,” ungkap Barty.

“Ke mana kami akan pergi dan melakoni turnamen, kami akan bisa bermain dengan aman dan merasa benar-benar nyaman.”

Sayangnya, petenis berkebangsaan Australia mengalami sedikit pukulan dalam perjalanan menuju negara lain setelah membutuhkan waktu selama dua hari untuk tiba di Miami, perjalanan yang ia deskripsikan sebagai ‘biasanya cukup mudah untuk melakukannya’. Tetapi, sejumlah pembatalan penerbangan memaksanya harus mencari rute alternatif yang berakhir dengan perjalanan yang tidak akan terlupakan.

“Yang pasti, rasanya aneh meninggalkan Australia. Kami melalui perjalanan panjang dan ada sejumlah pembatalan penerbangan. Hampir membutuhkan waktu 50 jam untuk sampai ke sana (Miami),” tambah Barty.

“Hal yang seharusnya sederhana, perjalanan Brisbane ke Sydney, Sydney ke Los Angeles, Los Angeles ke Miami biasanya merupakan perjalanan yang cukup mudah. Kami mengalami pembatalan penerbangan ketika meninggalkan Australia dan pembatalan penerbangan lagi ketika sampai di Los Angeles. Hal itu cukup menganggu.”

Mengesampingkan kekacauan penerbangan, petenis berkebangsaan Australia berharap bisa meneruskan hal yang ia telah bangun di awal musim 2021. Sebelum Australian Open, ia memenangkan gelar Yarra Valley Classic sebelum melaju ke perempatfinal Australian Open. Setelah itu, secara mengejutkan ia kalah di babak pertama Adelaide International.

Berusaha mendapatkan kembali ritme permainan di Miami Open, petenis berusia 24 tahun juga menghadapi ancaman kehilangan posisi peringkat 1 dunia dengan digantikan juara Australian Open musim 2021, Naomi Osaka. Di Miami Open, petenis berkebangsaan Jepang hanya mempertahankan 65 poin.

“Saya menantikan untuk bisa memperlihatkan beberapa permainan terbaik saya lagi dan memberi peluang kepada diri saya sendiri untuk melakoni beberapa pertandingan serta benar-benar fokus dengan turnamen,” tukas Barty.

Barty akan mengawali usaha mempertahankan gelar Miami Open dengan melawan Hailey Baptiste atau Kristina Kucova.

Artikel Tag: Tenis, miami open, australian open, Ashleigh barty

726  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini