Daniil Medvedev Akui Dominic Thiem Bermain Layaknya Juara

Penulis: Dian Megane
Sabtu 12 Sep 2020, 21:04 WIB
Daniil Medvedev kalah di semifinal US Open musim 2020

Daniil Medvedev gagal menyamai pencapaian US Open musim lalu usai kalah di semifinal

Berita Tenis: Setelah beberapa kali bertanding melawan setiap anggota Tiga Besar, semifinalis US Open musim 2020, Daniil Medvedev bisa membandingkan level mereka dengan rekan sesama petenis lainnya.

Setelah kalah dari Dominic Thiem di semifinal US Open musim 2020, runner up musim 2019, Medvedev mengungkapkan, “Ia (Thiem) bermain layaknya juara sebenarnya. Itu sebenarnya penekanan dari Tiga Besar. Tidak masalah pada hari apa anda bertanding melawan mereka, mereka tampak bermain dengan level yang sama.”

“Membicarakan tentang diri saya sendiri atau Dominic, kita bisa melalui hari buruk ketika, mungkin anda mengatakan, ‘Saya akan melawan backhand Dominic dan mendapatkan beberapa peluang’. Tidak hanya selama US Open kali ini atau Grand Slam di Melbourne musim ini, ia memainkan beberapa permainan luar biasa. Backhand, forehand, slie, semua itu ada dalam permainannya.”

Petenis berkebangsaan Rusia tersebut hanya terpaut 15 poin dari lawannya (112 melawan 127), tetapi gagal di poin-poin paling krusial di pertandingan tersebut. Ia hanya dipatahkan sebanyak tiga kali pada lima babak pertama dan memegang status servis paling dominan di antara semifinalis lain di US Open musim ini. Tetapi ia tidak mampu mengklaim set kedua dan ketiga melawan Thiem, setelah gagal mengkonversi peluang set point yang ia dapatkan di kedua set tersebut.

Daripada menyesali kehilangan peluang tersebut atau melakukan 44 unforced error di sepanjang pertandingan, Medvedev merasa hasil akhir pertandingan kali ini lebih menitikberatkan pada permainan Thiem. Ia memuji lawannya yang bisa mempertahankan level permainan tinggi dan menerapkan tekanan secara konstan pada pertukaran bola di area baseline.

“Apa yang ingin saya lakukan dengan berbeda di semifinal kali ini? Mungkin tidak terlalu banyak. Kita bisa membicarakan tentang beberapa pukulan atau kehilangan konsentrasi di set pertama. Tetapi Dominic bermain dengan benar-benar apik,” aku Medvedev yang kehilangan peluang untuk bertanding demi memenangkan gelar Grand Slam pertama dalam kariernya.

“Tenis adalah tentang poin-poin kecil. Terkadang anda memenangkan poin itu, terkadang anda kehilangan poin itu. Kali ini, saya kehilangan poin-poin paling krusial. Itulah bagaimana ia meraih kemenangan. Tetapi saya pikir itu permainan dengan level tinggi dan Dominic bermain dengan benar-benar impresif.”

Terlepas dari kekalahan tersebut, petenis unggulan ketiga tersebut akan meninggalkan New York dengan kepala tegak ketika ia mengalihkan perhatiannya ke musim clay-court di Eropa, termasuk Grand Slam di Paris.

“Yang jelas saya merasa lebih senang ketimbang kecewa. Jika dua bulan lalu seseorang mengatakan bahwa saya akan melaju ke semifinal US Open, saya akan sangat senang karena saya merasa kurang begitu yakin dengan permainan dan kondisi fisik saya. Saya mengalami kendala besar dalam sesi latihan, sehingga saya berpikir, bagaimana saya akan bertanding,” tukas Medvedev.

“Akhirnya, saya memperlihatkan level yang luar biasa. Bahkan membicarakan pertandingan itu, saya sangat senang dengan level saya. Kecewa dengan kekalahan, tetapi pengalaman yang luar biasa. Hasil yang mengesankan. Menantikan untuk turnamen selanjutnya.”

Artikel Tag: Tenis, US Open, Daniil Medvedev, Dominic Thiem

1281  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini