Cori Gauff Jadi Juara Di Usia Belia, Ini Penjelasan Patrick Mouratoglou

Penulis: Dian Megane
Kamis 04 Jun 2020, 17:40 WIB
Cori Gauff Jadi Juara Di Usia Belia, Ini Penjelasan Patrick Mouratoglou

Cori Gauff

Berita Tenis: Bintang tenis sensasional, Cori Gauff telah membuktikan diri bahwa ia merupakan salah satu petenis yang berpotensi menjadi penerus Serena Williams.

Gauff menjadi petenis putri AS pertama dalam 30 tahun terakhir yang melaju ke babak ketiga dari tiga Grand Slam pertamanya.

Gauff mencuri perhatian dunia tenis setelah menundukkan seniornya, Venus Williams pada debutnya di Grand Slam, yakni di Wimbledon musim 2019. Ia juga menjadi petenis termuda di Open Era yang turun di undian utama Grand Slam.

Namun, Gauff tidak berhenti sampai di sana dan ia menargetkan untuk menjadi petenis terbaik yang pernah ada. Sementara Gauff bermain dengan kebulatan tekad yang luar biasa, pelatihnya yang juga melatih Serena, Patrick Mouratoglou membeberkan hal yang membuatnya menjadi juara di usia yang masih begitu belia.

“Saya ingat Cori ketika ia masih berusia 12 tahun. Dan melalui akun Instagram pribadinya, ia menuliskan, ‘Saya ingin menjadi petenis terbaik sepanjang masa’, yang saya pikir itu hal yang terlalu berlebihan ketika anda masih berusia 12 tahun,” ungkap Mouratoglou melalui podcast Real DNA bersama mantan petenis Slovakia, Daniela Hantuchova.

“Saya ingat pernah berdiskusi dengan ayahnya dan saya bertanya kepadanya,’Apakah anda pikir tepat untuk mengatakannya?’. Maksud saya, saya tidak memiliki masalah jika ia (Gauff) mempercayainya, saya pikir itu luar biasa. Tetapi dengan mengatakan hal itu, ia memberikan tekanan yang cukup besar kepadanya yang baru berusia12 tahun dan ia akan mendapatkan tekanan untuk dihadapi. Orang lain mungkin akan berpikir bahwa ia benar-benar tidak realistis mengatakan hal seperti itu di usia12 tahun.”

Namun, ayah Gauff mengatakan kepada Mouratoglou bahwa hal itu tepat dan Gauff mempercayainya. Ayah Gauff menjelaskan bahwa Gauff percaya ia akan menjadi petenis terbaik sepanjang masa.

Mouratoglou mengakui bahwa Gauff saat ini belum menjadi petenis terbaik sepanjang masa dan masih jauh dari hal itu. Tetapi, ia mengindikasikan bahwa dengan usianya saat ini, Gauff telah memperlihatkan kepribadian yang memukau dan hal itu memperlihatkan seberapa besar ia mempercayai dirinya sendiri.

“Bisakah anda percaya, di usia 15 tahun ia terkualifikasi di Wimbledon untuk kali pertama, bertanding melawan Venus dan mengalahkannya? Lalu ia mengalahkan Venus lagi di Australian Open, dan juara bertahan, Naomi Osaka. Hanya petenis yang mempercayai dirinya sendiri yang bisa memenangkan pertandingan seperti itu,” jelas Mouratoglou.

Artikel Tag: Tenis, Cori Gauff, venus williams, Naomi Osaka

391  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini