Carlos Moya Akui, Rafael Nadal Kesulitan Hadapi Daniil Medvedev

Penulis: Dian Megane
Rabu 20 Mei 2020, 20:56 WIB
Carlos Moya Akui, Rafael Nadal Kesulitan Hadapi Daniil Medvedev

Rafael Nadal [kiri] dan Daniil Medvedev [kanan] usai lakoni final US Open 2019

Berita Tenis: Petenis peringkat 2 dunia, Rafael Nadal harus berhadapan dengan bintang tenis Rusia, Daniil Medvedev lebih dari satu kesempatan di paruh kedua musim 2019.

Di Rogers Cup musim 2019, Nadal hanya kehilangan satu set (melawan Fabio Fognini) sebelum mengalahkan Medvedev dengan dua set langsung di partai final.

Setelah itu di US Open 2019, Nadal kembali hanya kehilangan satu set (melawan Marin Cilic) dalam perjalanan menuju partai puncak yang akhirnya ia menangkan setelah bertarung dengan Medvedev dengan lima set.

Berkat kerja kerasnya, Nadal berhasil mengklaim gelar US Open keempat sekaligus gelar Grand Slam ke-19 dalam kariernya, sehingga ia hanya terpaut satu gelar Grand Slam dengan jumlah gelar Grand Slam milik Federer.

Di turnamen akhir musim 2019, ATP Finals, Nadal berlaga di grup Andre Agassi dan mengalahkan Stefanos Tsitsipas serta Medvedev di fase grup, tetapi kemenangan tersebut tidak cukup untuk meloloskannya ke semifinal.

Dalam wawancara bersama Eurosport, pelatih Nadal, Carlos Moya menjelaskan bagaimana petenis seperti Nadal kesulitan ketika menghadapi Medvedev.

“Ia (Medvedev) seperti tembok. Anda tidak terbiasa bertanding melawan petenis sepertinya yang menjauh dari area baseline sekaligus menghadapi petenis jangkung yang berlarian,” ungkap Moya.

“Maksud saya, ia atlet yang begitu baik dan sangat sulit untuk mengatasinya. Saya pikir anda harus mengubah kecepatan anda, sedikit mengubahnya, memainkan bola rendah maupun bola tinggi. Buat ia sedikit maju ke depan. Coba untuk mengkombinasikannya dengan baik, karena jika anda hanya bermain dengan keras dan berusaha menciptakan winner, maka ia menjadi petenis yang sulit untuk dikalahkan.”

“Jadi, maksud saya ketika saya mengatakan bahwa ia mengubah permainannya adalah ia menggunakan volley. Setelah ia tertinggal dua set, ia mulai menggunakan servis dan volley dengan baik, berani dengan pukulannya, dan berusaha untuk memperpendek poin-poinnya. Saya pikir hal itu bekerja dengan baik baginya.”

“Di set kelima, kalau tidak salah ia berada pada kedudukan 1-0 15/40. Jadi, saya tidak tahu apa yang akan terjadi jika Rafa tidak bisa mempertahankan servisnya. Tetapi, ia cukup mengejutkan kami dengan bangkit setelah tertinggal dua set. Ia mengubah strategi dan hal itu memperlihatkan seberapa handal dirinya.”

Artikel Tag: Tenis, US Open, Rafael Nadal, Daniil Medvedev

347  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini