Belum Bisa Patahkan Dominasi Iga Swiatek, Ini Pandangan Cori Gauff

Penulis: Dian Megane
Jumat 17 Mei 2024, 07:31 WIB
Belum Bisa Patahkan Dominasi Iga Swiatek, Ini Opini Cori Gauff

Cori Gauff di Roma musim 2024 [image: inside/panoramic]

Ligaolahraga.com -

Berita Tenis: Petenis peringkat 3 dunia, Cori Gauff masih bisa pulang dengan kepala tegak setelah performanya di Italian Open, Roma musim 2024.

Petenis berusia 20 tahun menikmati perjalanan yang memukau di Italian Open musim ini sebelum kalah dua set langsung dari petenis peringkat 1 dunia, Iga Swiatek di semifinal.

Kedudukan akhir menunjukkan betapa ketatnya petenis AS melawan petenis berusia 22 tahun, Swiatek pada pertemuan ke-11 mereka yang berlangsung selama 1 jam 47 menit. Tetapi untuk kali kesepuluh, ia masih gagal menundukkan petenis berkebangsaan Polandia dan itu menyakitkan.

“Saya bisa mengatakan dari pertandingan kali ini saja, saya merasakan lebih banyak emosi negatif saat ini,” aku Gauff. “Melihat keseluruhan turnamen, dari mana saya memulainya hingga sekarang, saya merasa itu merupakan kemajuan besar.”

“Melawan siapa pun, saya mungkin akan memenangkan pertandingan. Saya ingin tampil agresif, yang saya rasa saya melakukannya. Saya pikir saya melewatkan beberapa bola di beberapa momen krusial. Itulah yang dimaksud dengan menjadi agresif. Saya pikir jika saya terus bermain seperti itu, saya akan lebih konsisten dalam hal itu.”

Juara US Open musim 2023 memasuki turnamen di Roma dengan harapan bisa melupakan serangkaian kekalahan pahit tiga set. Hal tersebut dimulai di Timur Tengah, di mana ia kalah dari Anna Kalinskaya di perempatfinal Dubai. Di semifinal Indian Wells, ia kandas di tangan Maria Sakkari, lalu kalah dari Caroline Garcia di Miami, Marta Kostyuk di Stuttgart, dan Madison Keys di Madrid.

Namun kemenangan tiga set atas Paula Badisa di babak keempat Italian Open tampak menjadi suntikan kepercayaan diri bagi petenis unggulan ketiga. Hal tersebut semakin terlihat ketika ia memetik kemenangan atas petenis unggulan ketujuh, Zheng Qinwen di perempatfinal. Lalu, sekali lagi ia harus bertemu musuh bebuyutannya, Swiatek di semifinal.

“Saya pikir dari awal musim clay-court sampai saat ini, saya merasa kepercayaan diri saya cukup tinggi,” tutur Gauff. “Kalah itu tentu mengesalkan, tetapi saya tahu saya kalah usai bermain dengan baik. Saya tahu saya petenis yang lihai dan bahwa saya bisa bermain dengan lebih baik di momen-momen itu. Saya pikir saya hanya harus mempercayai diri saya sendiri dan latihan saya.”

“Saya pikir kekalahan saya kali ini bukan karena pukulan saya tidak meyakinkan atau dipatahkan, itu karena ia petenis yang lebih baik kali ini. Jika saya kalah di pertandingan seperti tiu, kami akan kembali dan berlatih.”

Meski kalah, petenis AS siap untuk menghadapi tantangan selanjutnya.

“Saya pikir menuju Roland Garros (venue French Open), jika anda bertama kerpada saya saat pra turnamen dan saat ini, saya merasa saya adalah petenis yang berbeda terkait bagaimana saya bermain,” tukas Gauff.

“Saya tahu ia (Swiatek) adalah petenis yang harus dikalahkan jika saya ingin menang di Roland Garros. Saya akan mengambil pelajaran yang saya dapat dari pertandingan kali ini dan mencoba mengaplikasikannya ketika masih bertemu di pertandingan selanjutnya, yang saya harap di Roland Garros.”

Artikel Tag: Tenis, Italian Open, Cori Gauff, Iga Swiatek

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tenis/belum-bisa-patahkan-dominasi-iga-swiatek-ini-pandangan-cori-gauff
513  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini