Begini Refleksi Kekalahan Stefanos Tsitsipas Di Semifinal Roma

Penulis: Dian Megane
Minggu 19 Mei 2019, 21:13 WIB
Begini Refleksi Kekalahan Stefanos Tsitsipas Di Semifinal Roma

Stefanos Tsitsipas

Berita Tenis: Satu pekan setelah mengalahkan Rafael Nadal yang mengantarkannya ke final turnamen Masters 1000 pertama dalam kariernya di Madrid, Stefanos Tsitsipas bersikeras bahwa kekalahannya dari Nadal di Roma pekan ini bukan karena penurunan performa, tetapi kecepatan lapangan yang berbeda.

Mengincar untuk melenggang ke final turnamen Masters 1000 secara beruntun untuk kali pertama, Tsitsipas mengalahkan Jannik Sinner dan Fabio Fognini dalam perjalanannya menuju semifinal di Roma.

Namun, petenis muda Yunani, Tsitsipas mengklaim bahwa kondisi yang lebih lamban di Roma menjadi salah satu faktor kunci yang membuatnya kalah untuk kali keempat dari lima pertemuan melawan juara bertahan di Roma, Nadal.

“Saya pikir permainan Rafa sama seperti pekan lalu. Hanya saja lapangannya berbeda, jauh lebih lamban. Saya rasa hal itu membantunya. Ia merasa lebih yakin dengan dirinya sendiri dan memiliki lebih banyak waktu untuk mengeksekusi rencananya,” papar Tsitsipas.

“Di Madrid, karena ketinggiannya, lapangan dan bolanya lebih cepat. Pukulan-pukulan yang saya mainkan di pertandingan kali ini hampir mirip dengan pukulan yang saya mainkan pekan lalu. Saya merasa, pukulan di pertandingan kali ini benar-benar lamban dan ia memiliki banyak wakktu untuk melewati saya ketika saya mendekati area net, yang saya rasakan berbeda di Madrid. Saya seperti tidak memiliki banyak kontrol pada pukulan-pukulan saya. Harus saya katakan, kecepatan di lapangan ini berbeda. Tetapi permainan Rafa hampir sama, mungkin sedikit lebih baik.”

Walaupuan gagal menjadi petenis yang mampu mengalahkan Nadal secara beruntun di turnamen clay-court, Tsitsipas akan menuju French Open dengan penuh percaya diri setelah hasil yang cukup impresif di musim clay-court Eropa. Ia sukses memenangkan gelar turnamen clay-court pertamanya di Estoril dan lolos ke semifinal atau lebih baik daripada itu secara beruntun di turnamen Masters 1000, final di Madrid dan semifinal di Roma.

“Saya puas dengan hasil saya sejak Estoril. Saya melakoni banyak pertandingan di clay-court. Saya pikir hal itu penting jelang memasuki turnamen sebesar seperti French Open. Saya pikir, saya banyak belajar dalam tiga pekan terakhir,” imbuh Tsitsipas.

Artikel Tag: Tenis, Italian Open, Stefanos Tsitsipas, Rafael Nadal

747  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini