banner babe

Bagi Stan Wawrinka, Musim 2019 Bisa Menjadi Masa Penyesuaian

Penulis: Dian Megane
Minggu 25 Nov 2018, 18:17 WIB
Bagi Stan Wawrinka, Musim 2019 Bisa Menjadi Masa Penyesuaian

Stan Wawrinka ketika beraksi di Cincinnati musim ini

Petenis berkebangsaan Swiss, Stan Wawrinka melewati musim 2018 yang cukup berat dengan level permainan yang berlangsung naik turun.

Musim ini, Wawrinka kalah di babak kedua Australian Open dari Tennys Sandgren dan ia kalah lima set di babak pertama French Open dari Guillermo Garcia Lopez.

“Saya masih membutuhkan banyak waktu, melakoni pertandingan, tetap berusaha bermain dari satu pekan ke pekan lainnya demi menemukan kembali kepercayaan diri saya,” ungkap Wawrinka ketika ia kalah di babak pertama Italian Open dari Steve Johnson pada Mei lalu.

Setelah hasil yang kurang meyakinkan di awal musim, Wawrinka sempat mencatatkan sejumlah pencapaian cukup baik ketika lolos ke perempatfinal di Cincinnati (kalah dari Roger Federer) dan semifinal di St. Petersburg (kalah dari martin Klizan).

Namun, setelah itu Wawrinka kembali kehilangan sentuhan dan konsistensinya setelah kalah di babak kedua Tokyo (kalah dari Denis Shapovalov) dan di babak pertama Shanghai (kalah dari Borna Coric).

Usaha terakhir Wawrinka untuk mengakhiri musim ini dengan sedikit lebih baik berantakan ketika ia memilih mundur dari Swiss Indoors Basel, turnamen yang digelar di rumahnya sendiri. Ia mengalami masalah dengan punggungnya dan tidak hanya mundur dari Basel, tetapi ia memutuskan untuk mengakhiri musim 2018 sedikit lebih awal.

“Saya hanya ingin melakoni sejumlah turnamen demi menguji lutut saya. Saya merasa positif bahwa lutut saya baik-baik saja. Tetapi, saya tahu, saya membutuhkan lebih banyak waktu untuk melatih kebugaran saya,” papar Wawrinka.

Wawrinka menutup musim 2018 di Basel, tetapi akankah ia tampil dengan lebih baik pada musim 2019? Hal itu bisa dilakukan jika ia menyesuaikan jadwal turnamennya dengan kondisi kesehatannya.

Penyesuaian yang bisa dilakukan Wawrinka musim depan adalah dengan melakoni lebih sedikit turnamen. Melakukan perjalanan jauh dan bermain secara konstan akan menjadi hal yang kurang baik bagi lututnya. Lalu, tipe turnamen yang mungkin bisa dilakoninya dengan lebih baik adalah turnamen clay-court, di mana lapangannya lebih baik bagi kondisi lututnya atau turnamen grass-court.

Penyesuaian lain yang bisa dilakukan adalah pada permainannya. Rally-rally panjang tidak akan terlalu baik baginya, jadi servis yang baik dan rally-rally yang lebih pendek akan menjadi keuntungan bagi Wawrinka ditambah dengan bermain agresif untuk mengakhiri poinnya lebih awal.

Kembalinya Wawrinka akan disambut hangat oleh para penggemar dan dunia tenis, tetapi ia harus cukup sehat demi berkompetisi di sepanjang musim yang sibuk.

Artikel Tag: Tenis, australian open, French Open, Stan Wawrinka, borna coric, Denis Shapovalov, Tennys Sandgren, Steve Johnson

1013  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini