banner babe

Bagi Novak Djokovic, Kemenangan Di Wimbledon Sita Sisi Mentalitasnya

Penulis: Dian Megane
Senin 15 Jul 2019, 19:17 WIB
Bagi Novak Djokovic, Kemenangan Di Wimbledon Sita Sisi Mentalitasnya

Novak Djokovic [kiri] dan Roger Federer [kanan] usai melakoni final Wimbledon 2019

Berita Tenis: Novak Djokovic telah berkompetisi di sejumlah pertandingan yang paling diingat dan menantang di Open Era, termasuk final Australian Open 2012 ketika Djokovic mengalahkan Rafael Nadal dalam final Grand Slam terlama dalam sejarah – 5 jam 53 menit.

Namun, tidak ada pertandingan yang menyita mentalitasnya dibandingkan dengan final Wimbledon musim ini melawan Roger Federer. Petenis berkebangsaan Serbia tersebut mengamankan dua match point dan memenangkan gelar Wimbledon kelima dalam kariernya dengan 7-6, 1-6, 7-6, 4-6, 13-12 dalam waktu 4 jam 57 menit. Demi mengklaim kemenangan, Djokovic secara konstan bergantung pada kekuatan mental dan kepercayaan terhadap dirinya sendiri.

“Pertandingan itu mungkin menjadi pertandingan yang paling menyita secara mental. Saya melakon pertandingan yang menyita secara fisik ketika melawan Rafa di final Australian Open yang bertahan selama hampir 6 jam. Tetapi secara mental, pertandingan ini berada di level yang berbeda karena semua aspek di dalamnya,” jelas Djokovic.

Federer mendapatkan dua peluang match point pada kedudukan 8-7, 40/15 di set kelima, tetapi Djokovic mengamankannya dan memenangkan babak tiebreak di set kelima untuk kali pertama demi memenangkan gelar Grand Slam ke-16 dalam kariernya.

“Satu hal yang mungkin membuat saya kembali, mengamankan match point, dan memenangkan petandingan itu adalah stabilitas mental saya di momen-momen krusial seperti itu,” lanjut Djokovic.

“Secara konstan, anda harus bermain dengan baik di sepanjang 5 jam jika anda ingin memenangkan pertandingan seperti itu. Saya pikir itu adalah bagian dari ujian ketahanan saya. Tetapi saya pikir, saya selalu memiliki kepercayaan diri ini. Anda hanya harus mengingatkan diri anda sendiri bahwa anda berada di pertandingan itu untuk sebuah alasan dan anda lebih baik daripada lawan anda.”

“Saya pikir, di sebagian besar pertandingan itu saya lebih banyak bertahan. Ia mendikte pertandingan. Saya hanya berusaha untuk berjuang dan menemukan jalan keluar ketika saya membutuhkannya, dan itu yang terjadi. Di momen-momen paling penting, di ketiga babak tiebreak, saya menemukan permainan terbaik saya.”

Djokovic sekarang memenangkan empat dari lima Grand Slam terakhir dan terpaut dua Grand Slam dengan Rafael Nadal (18) dan terpaut empat gelar dengan Federer (20). Djokovic mengakui bahwa rivalitas yang cukup panjang dan masih terus berlanjut di antara ketiga petenis menjadi hal yang terus memicunya untuk melangkah maju.

“Kami membuat satu sama lain untuk berkembang, berevolusi, dan tetap berada di olahraga ini,” tukas Djokovic.

“Mereka (Federer dan Nadal) mungkin salah satu alasan terbesar yang membuat saya masih berkompetisi di level ini. Fakta bahwa mereka mencetak sejarah di olahraga ini juga memotivasi dan menginspirasi saya untuk mencoba hal yang telah mereka lakukan, capai, dan bahkan lebih.”

Artikel Tag: Tenis, wimbledon, Novak Djokovic, Roger Federer

730  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini