Bagi Andy Roddick, Performa Bianca Andreescu Menarik Untuk Disaksikan

Penulis: Dian Megane
Jumat 03 Apr 2020, 11:00 WIB
Bagi Andy Roddick, Performa Bianca Andreescu Menarik Untuk Disaksikan

Bianca Andreescu dalam perjalanan memenangkan US Open 2019

Berita Tenis: Pensiun pada musim 2012 sebagai petenis AS terakhir yang memenangkan Grand Slam, Andy Roddick memilih menjauh dari dunia tenis, mengeksplorasi hal lain dalam kehidupan, dan tidak banyak menyaksikan pertandingan dalam beberapa musim terakhir.

Namun, mantan petenis yang pernah menjadi juara US Open musim 2003, Roddick senang menyaksikan juara US Open musim 2019, Bianca Andreescu, menemukan performa Andreescu begitu mendebarkan, dan menarik para penonton untuk menyaksikannya setelah ia mengekspresikan begitu banyak emosi berbeda dalam sebuah pertandingan.

Menepi dari dunia tenis karena cedera lutut di WTA Finals akhir musim lalu, Andreescu belum turun di turnamen manapun pada musim 2020. Ia melewatkan turnamen di Auckland, Melbourne, Dubai, dan Doha. Ia bekerja keras demi puih secepatnya sebelum COVID-19 mengambil alih dunia, termasuk mengangguhkan semua turnamen tenis setidaknya sampai Juni, tetapi mungkin penangguhan akan lebih lama diberlakukan.

Meski mengalami dua kemunduran cukup serius dalam 12 bulan terakhir, petenis muda Kanada, Andreescu masih bisa bertengger di peringkat 6 dunia setelah mengklaim tiga gelar bergengsi, dimulai dari Indian Wells pada Maret musim lalu setelah ia menundukkan empat petenis peringkat 20 besar demi menjadi juara termuda di Indian Wells sejak Serena Williams.

Setelah itu, Andreescu mengalami cedera pundak di Miami dan melewatkan hampir semua turnamen sampai kembali beraksi di Toronto pada Agustus musim lalu. Ia kembali tampil dengan performa terbaik dan memenangkan gelar di hadapan para penontonnya sendiri, termasuk mengalahkan tiga petenis peringkat 10 besar.

Dengan momentum berada di sisinya, Andreescu menaklukkan gelar Grand Slam pertama dalam kariernya di US Open beberapa pekan setelah Toronto dan menjadi petenis muda pertama yang memenangkan gelar Grand Slam sejak musim 2006.

Meski menjalani jadwal yang lebih longgar di sisa musim 2019, Andreescu tidak mampu menghindari cedera lutut ketika menghadapi Karolina Pliskova di WTA finals, cedera yang membuatnya menepi dan berharap bisa kembali secepatnya di paruh kedua musim 2020 atau mungkin pada musim 2021.

“Saya belum menyaksikan banyak pertandingan tenis dalam beberapa musim terakhir, tetapi Bianca Andreescu menarik untuk disaksikan. Saya menikmati performanya pada musim panas tahun lalu. Ia membuat perhatian anda fokus dengan pertandingan dan membuatnya seperti perkelahian jalanan. Ia mengekspresikan banyak emosi ketika ia merasa senang, sedih, marah, bahkan jika anda tidak tahu apapun tentang tenis, jika anda menyaksikan pertandingannya, anda akan merasa mengetahui apa yang tengah terjadi, seperti mengakui seseorang melakukan hal yang luar biasa. Ia adalah salah satu petenis favorit saya,” papar Roddick.

Artikel Tag: Tenis, US Open, Bianca Andreescu

447  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini