Atas Keputusan Mengejutkan Andy Murray, Begini Dukungan Moril Para Petenis

Penulis: Dian Megane
Jumat 11 Jan 2019, 20:59 WIB
Atas Keputusan Mengejutkan Andy Murray, Begini Dukungan Moril Para Petenis

Andy Murray

Beberapa petenis handal memberikan dukungan moril dan semangat untuk tetap berjuang di dunia tenis kepada Andy Murray yang memutuskan untuk pensiun.

Murray telah mengkonfirmasi bahwa ia akan pensiun dari dunia tenis pada musim 2019 dengan kemungkinan bahwa Australian Open pada pekan depan akan menjadi turnamen terakhirnya. Langkah Murray telah terhambat oleh cedera pinggul, yang harus dioperasi pada 12 bulan yang lalu, dalam dua musim terakhir.

Juan Martin del Potro, petenis yang juga sempat mengalami sejumlah cedera serius, menghimbau Murray untuk mengakhiri karier sesuai dengan pemikirannya. Del Potro sendiri telah menjalani beberapa operasi pergelangan tangan dan saat ini tengah memulihkan diri dari cedera lutut.

“Tolong jangan berhenti berusaha. Terus berjuang. Saya bisa membayangkan kesakitan dan kesedihanmu. Saya harap kau bisa mengatasinya. Kau pantas untuk pensiun sesuai pemikiranmu, kapan pun itu terjadi. Kami mencintaimu @andy_murray dan kami ingin melihatmu bahagia dan sehat,” tulis del Potro melalui akun Twitter pribadinya.

Pernyataan yang penuh simpati juga diekspresikan oleh petenis peringkat 6 dunia, Kevin Anderson. Anderson telah bertemu Murray sebanyak delapan kali, tetapi kalah dalam enam kesempatan.

“Hati saya bersama @andy_murray dan saya benar-benar berharap kami bisa terus melihatmu berjuang di lapangan, sehingga kau bisa pensiun sesuai dengan pilihanmu. Cepat sembuh. Dunia tenis terasa lebih baik dengan keberadaanmu,” ungkap Anderson.

Rekan senegara Murray, Kyle Edmund juga tak lupa mengungkapkan rasa simpatinya. Musim lalu, Edmund mengakhiri dominasi Andy Murray sebagai petenis nomor 1 Inggris yang dipegangnya selama 12 tahun secara beruntun.

“Bagi saya, ia adalah panutan terbesar saya di antara semua petenis. Ia petenis terbaik Inggris yang pernah ada dan anda mungkin bisa menyebutnya sebagai atlet terbaik Inggris,” ungkap Edmund.

“Bisa memiliki semua pengalaman yang pernah saya alami bersamanya, semua kenangan ketika berlatih dengannya, mengenalnya secara pribadi, serta menyaksikan semua hal yang telah ia lakukan di lapangan, dan hal yang dicapainya, ia pastinya membantu karier saya.”

Di sepanjang kariernya, Murray menjadi salah satu pihak yang mendukung persaman hak antara wanita dan pria. Ia membuat headline ketika menunjuk Amelie Mauresmo sebagai pelatihnya ketika jarang bagi seorang wanita menjadi pelatih petenis putra top dunia.

“Ada begitu banyak contoh yang bisa anda lihat ketika ia menyuarakan hak kami, tidak hanya untuk petenis putri, tetapi untuk para wanita secara keseluruhan,” ungkap rekan senegara Murray, Johanna Konta.

“Ia dikaruniai dua anak perempuan dan saya pikir ia tumbuh berkembang bersama panutan wanita yang kuat pada diri ibunya dan sekarang, istrinya juga memiliki karakter kuat, jadi ia dikelilingi oleh para wanita yang kuat dan hebat.”

“Ia memperlihatkannya dengan cara ia menyuarakan opininya dan cara ia menjawab pertanyaan serta isu yang berkembang dan saya pikir semua orang akan selalu mengapresiasinya.”

Selain Konta, Andrea Petkovic mengatakan bahwa pensiunnya Murray menjadi kemunduran bagi dunia tenis putri.

“Ia selalu menjadi petenis favorit saya dan saya pikir keputusannya tersebut akan menjadi kehilangan besar bagi dunia tenis secara keseluruhan, tak terkecuali dunia tenis putri. Karena bahkan saat ini ketika anda berpikir bahwa semuanya sama, anda masih membutuhkan pria, terutama pria yang sukses untuk berbicara mewakili wanita,” timpal Petkovic.

Artikel Tag: Tenis, Andy Murray, Juan Martin Del Potro, Kevin Anderson, johanna konta, andrea petkovic

594