Aslan Karatsev Patahkan Kemenangan Beruntun Andrey Rublev Di Dubai

Penulis: Dian Megane
Sabtu 20 Mar 2021, 08:51 WIB
Aslan Karatsev melenggang ke final di Dubai musim 2021

Aslan Karatsev semakin berpeluang mengklaim gelar turnamen ATP pertama dalam kariernya di Dubai musim 2021

Berita Tenis: Aslan Karatsev akhiri 23 kemenangan beruntun Andrey Rublev di turnamen ATP level 500 ketika mereka bertemu di semifinal Dubai Tennis Championships musim 2021.

Semifinalis Australian Open musim 2021 menyerang lebih awal dalam rally-rally demi membuat petenis unggulan kedua, Rublev berada di belakang area baseline sebelum memetik kemenangan 6-2, 4-6, 6-4.

Petenis peringkat 42 dunia mendaratkan 41 winner dan menciptakan 16 peluang break point pada laga yang bertahan selama 2 jam 12 menit demi menjadi petenis pertama yang menerima wildcard yang melaju ke final Dubai Tennis Championships sejak Thomas Muster pada musim 1997.

“Itu pertandingan yang benar-benar sengit melawan petenis yang tangguh,” ungkap Karatsev. "Itu performa yang luar biasa dari Andrey. Ia belum kalah di pertandingan tunramen ATP level 500 dalam satu musim. Semua diputuskan dengan satu atau dua poin. Saya merasa senang.”

Petenis yang musim ini telah mencatatkan 11-2, selanjutnya akan berduel melawan petenis yang juga melaju ke final turnamen ATP level 500 untuk kali pertama, Lloyd Harris, petenis berkebangsaan Afrika Selatan yang menumbangkan petenis unggulan ketiga, Denis Shapovalov di semifinal Dubai Tennis Championships.

“Saya akan mempersiapkan diri secara mental dan fisik, lau kita akan lihat apa yang akan terjadi. Saya tahu Harris adalah petenis yang handal dan berpengalaman,” tutur Karatsev.

Petenis berkebangsaan Rusia atau Harris akan menjadi juara keempat yang pertama kali menjuarai turnamen ATP pada musim ini, setelah Dan Evans (Murray River Open), Alexei Popyrin (Singapore Open), dan Juan Manuel Cerundolo (Cordoba Open).

Petenis peringkat 42 dunia bermain dengan serangan konsisten dan melesatkan 11 winner di set pertama, tetapi ia gagal mengkonversi lima peluang break point di set kedua. Sementara rekan senegaranya, Rublev mendapatkan peluang break point pertama di semifinal tersebut pada kedudukan 5-4 sebelum memaksakan set penentu.

Semifinalis Australian Open musim ini tampil habis-habisan di balik pengembalian servis pertama dan kedua demi menciptakan enam peluang break point pada kedudukan 1-1 di set ketiga. Tekanan tersebut akhirnya mempengaruhi petenis peringkat 8 dunia, termasuk ketika melakukan pelanggaran ganda. Petenis peringkat 42 dunia pun mengkonversi match point kedua dengan ace yang bertenaga demi melaju ke final turnamen ATP pertama dalam kariernya.

Dari German Open musim lalu sampai Dubai Tennis Championships pekan ini, 23 kemenangan beruntun Rublev di turnamen ATP level 500 menjadi kemenangan beruntun terpanjang kedua dalam sejarah setelah Roger Federer yang mengantongi 28 kemenangan beruntun di turnamen level tersebut.

Artikel Tag: Tenis, dubai tennis championships, Aslan Karatsev, Andrey Rublev, Lloyd Harris

1127  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini