Aslan Karatsev Lengkapi Perjalanan Di Dubai Dengan Sabet Gelar Pertama

Penulis: Dian Megane
Minggu 21 Mar 2021, 05:56 WIB
Aslan Karatsev keluar sebagai juara di Dubai musim 2021

Aslan Karatsev berpose dengan gelar pertama dalam kariernya di Dubai musim 2021

Berita Tenis: Aslan Karatsev mencapai tonggak bersejarah lain di awal musim 2021 yang bak kisah dongeng dengan memenangkan gelar turnamen ATP pertama dalam kariernya.

Tampil di final Dubai Tennis Championships, petenis berkebangsaan Rusia tampil perkasa ketika membantai petenis berkebangsaan Afrika Selatan Lloyd Harris dengan hasil impresif 6-3, 6-2.

Petenis berusia 27 tahun melesatkan 27 winner dan mengamankan dua break point yang ia hadapi demi menjadi petenis Rusia ketiga yang menjadi juara pada musim ini, bergabung dengan Daniil Medvedev (Marseille) dan Andrey Rublev (Rotterdam). Ketiga petenis tersebut merupakan bagian dari tim kemenangan Rusia di ATP Cup awal musim ini.

“Saya sangat senang. Itu pertandingan yang cukup ketat. Saya benar-benar gugup,” seru Karatsev.

“Saya ingin memberi selamat kepada lawan saya atas perjalanannya ke final. Ia melewati pekan yang luar biasa. Tetapi saya senang bahwa saya menang.”

Petenis berusia 27 tahun mengawali musim 2021 dengan 3-10 di turnamen ATP. Tetapi semifinalis Australian Open musim 2021 sebagai seorang qualifier, kini telah mencatatkan 12-2. Petenis peringkat 1 dunia, Novak Djokovic (Australian Open) dan petenis peringkat 4 dunia, Dominic Thiem (Doha) merupakan satu-satunya petenis yang mengalahkannya pada musim ini.

“Anda tidak pernah tahu kapan kesuksesan akan tiba. Saya melakukan pekerjaan dengan baik bersama tim dan pelatih saya, dan hal itu terjadi saat ini,” tambah Karatsev.

Petenis peringkat 42 dunia bahkan mengukuhkan posisinya di urutan kelima dalam Race To Turin (ATP Finals). Rekan senegaranya, Medvedev (kedua) dan Rublev (ketiga) juga berada di posisi lima besar dalam klasemen sementara menuju ATP Finals musim ini.

“Saya benar-benar senang dengan performa saya dan permainan saya. Awal musim ini, saya senang berkompetisi di semifinal Australian Open dan memperlihatkan level yang impresif. Setelah Australian Open, saya terus melangkah, berlatih keras. Saya tiba di Dubai Tennis Championships dengan keyakinan lebih daripada di Doha. Saya melewati pekan yang fantastik dan permainan apik,” jelas Karatsev.

Petenis peringkat 42 dunia menjadi petenis ketiga yang menerima wildcard untuk tampil di Dubai Tennis Championships, lalu menjuarainya, bergabung dengan Wayne Ferreira (1995) dan Thomas Muster (1997).

Sementara itu, Harris juga mengincar gelar turnamen ATP pertama dalam kariernya. Harris telah memenangkan tujuh pertandingan sejak babak kualifikasi demi melaju ke final turnamen ATP kedua (0-2). Dalam perjalanan menuju final Dubai Tennis Championships, ia mengantongi kemenangan terbesar dalam kariernya sampai saat ini ketika menundukkan Thiem dan petenis peringkat 12 dunia, Denis Shapovalov.

Pertemuan antara Karatsev dan Harris menandai pertemuan pertama antara petenis yang menerima wildcard dan qualifier di final turnamen ATP sejak Fabior Fognini (wildcard) mengalahkan Yannick Hanfmann (qualifier) di final Swiss Open, Gstaad musim 2017.

Artikel Tag: Tenis, dubai tennis championships, australian open, Aslan Karatsev, Lloyd Harris

1358  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa
Imron Rosidi
Imron Rosidi
21 Maret 2021 09:08
Congratz Aslan.... You are amazing this year.You can be next "Stan Wawrinka" Improved a late but got big success.. becoming Grand Slams champions. Good luck
Terima kasih, balasan untuk komentar ini sedang dimoderisasi.
160 karakter tersisa