Ashleigh Barty Tak Stres Tentang Bangun Rivalitas Lawan Naomi Osaka

Penulis: Dian Megane
Rabu 24 Feb 2021, 10:00 WIB
Head to head Ashleigh Barty [kanan] melawan Naomi Osaka [kiri] imbang dengan 2-2

Ashleigh Barty [kanan] dan Naomi Osaka [kiri] ketika mereka bertemu di Beijing musim 2019

Berita Tenis: Ashleigh Barty mengakui bahwa ia tidak menyaksikan final Australian Open musim ini antara Naomi Osaka melawan Jennifer Brady dengan alasan ia bukan pengamat tenis.

Petenis peringkat 1 dunia menyatakan bahwa ia hanya peduli tentang membangun rivalitas panjang dengan petenis yang kini telah mengantongi empat gelar Grand Slam, Osaka, jika itu artinya mereka akan bertemu dan berkompetisi di momen besar mau pun turnamen prestisius.

Tantangan petenis berkebangsaan Australia di Australian Open musim ini berakhir dengan kekalahan di perempatfinal dari petenis berkebangsaan Ceko, Karolina Muchova, sementara Osaka mengalahkan Serena Williams di semifinal sebelum menumbangkan rekan senegara Williams, Brady di partai puncak, sehingga ia berhak mengantongi gelar Australian Open untuk kali kedua dalam kariernya.

Namun, juara French Open musim 2019 membuat Osaka harus bekerja keras untuk kembali ke peringkat 1 dunia, karena poin peringkat di antara kedua petenis sebagian besar dipengaruhi sistem poin peringkat yang diterapkan dalam dua musim terakhir.

“Tidak ada tekanan tekanan ekstra. Tekanan ekstra tidak ada bagi saya. Saya hanya mencoba melakoni permainan dan sesi latihan saya, serta proses saya dengan cara yang tepat demi mendapatkan hal yang bekerja dengan baik bagi saya dan tim saya,” ungkap Barty.

“Dan hal yang benar-benar penting bagi kami adalah kami melakukannya dengan cara yang tepat dan mengambil keputusan tepat demi alasan yang tepat, lalu kami akan tidur dengan nyenyak terlepas apa yang akan terjadi selanjutnya.”

“Saya tidak bisa mengontrol hal yang orang lain lakukan. Untuk turnamen atau peringkat, itu semua di luar kontrol saya.”

“Sementara untuk poin yang dipertahankan, saya pikir itu cara yang negatif untuk melihatnya. Jelas saya kembali ke turnamen dengan mengetahui bahwa saya meraih kesuksesan di turnamen tersebut, bahwa saya mendapatkan kenangan indah di sana.”

Usia kedua petenis hanya terpaut satu tahun setengah, sehingga setidaknya mereka akan berpotensi bertemu dalam satu dekade ke depan, tetapi menurut petenis peringkat 1 dunia, hal itu masih menjadi jalan yang panjang untuk menjadi kenyataan.

“Say baru bertanding melawannya dalam beberapa kesempatan. Kami belum banyak menghadapi satu sama lain,” tambah Barty yang head to head melawan Osaka imbang dengan 2-2 dan juara Australian Open musim 2021 memenangkan pertemuan terakhir mereka di Beijing musim 2019.

“Tentu itu semua tergantung dengan bagaimana undian pertandingan di turnamen. Jadi, mudah-mudahan saya akan mendapatkan peluang untuk bertanding melawannya di beberapa momen besar, di turnamen prestisius.”

“Itu hal yang kami mimpikan, berusaha untuk menempatkan diri anda ke dalam posisi untuk memenangkan gelar prestisius. Jadi, mungkin hal itu akan terjadi suatu hari nanti, tetapi untuk saat ini, hal itu bukan hal yang membuat saya stres.”

Artikel Tag: Tenis, australian open, Ashleigh barty, Naomi Osaka

641  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini