Ashleigh Barty Sempat Menepi Dari Dunia Tenis, Ini Pengakuan Sang Ayah

Penulis: Dian Megane
Senin 01 Jun 2020, 14:01 WIB
Ashleigh Barty Sempat Menepi Dari Dunia Tenis, Ini Pengakuan Sang Ayah

Ashleigh Barty

Berita Tenis: Ashleigh Barty mengalami peningkatan peringkat setelah berakhir sebagai runner up di tiga Grand Slam nomor ganda bersama rekan senegaranya Casey Dellacqua di Australian Open, Wimbledon, dan US Open musim 2013.

Namun, Barty memutuskan untuk menjauh dari dunia tenis pada musim 2014 untuk bermain kriket dan mulai bermain bersama Western Suburbs Cricket Club, tim lokal yang berkompetisi di Brisbane Women’s Premier Cricket Twenty League.

“Rasanya terlalu berlebihan dan terlalu cepat bagi saya untuk melakukan perjalanan ke penjuru dunia sejak usia cukup muda. Saya ingin mengalami kehidupan normal sebagai remaja putri dan mendapatkan beberapa pengalaman normal,” ungkap Barty pada saat itu.

Akan tetapi, ayah Barty, Rob Barty tidak terkejut ketika anak perempuannya memutuskan untuk menjauh dari dunia tenis setelah US Open musim 2014.

“Ash merasa sedih di sepanjang waktu. Ia bukan dirinya sendiri ketika di atas lapangan. Saya mengatakan kepada istri saya bahwa kami harus memastikan bahwa Ash merasa bahagia. Kebahagiannya lebih penting. Apakah kami kecewa? Tentu kami kecewa, karena kami sangat senang menyaksikan tenis dan kami jatuh cinta dengan tenis. Melihat Ash merasa senang dan melihatnya bersama saudara perempuannya serta bersenang-senang lagi jauh lebih baik daripada melihatnya menderita ketika memasuki lapangan dan bermain tenis,” aku Rob.

Namun, semua itu telah berlalu. Barty mengawali musim 2019 dengan menjadi runner up di Sydney (kalah dari Petra Kvitova. Ia lalu melaju ke perempatfinal Australian Open untuk kali pertama usai mengalahkan Maria Sharapova sebelum kalah lagi dari Kvitova.

Barty memenangkan gelar level Premier Mandatory pertama dalam kariernya di Miami dan mengklaim gelar Grand Slam pertama dalam kariernya di French Open, sehingga Barty pun menjadi petenis Australia pertama yang memenangkan French Open sejak Margaret Court tahun 1973.

Setelah itu, Barty memenangkan gelar di Birmingham. Ia menutup musim 2019 dengan memenangkan WTA Finals (mengalahkan Elina Svitolina). Berkat pencapaian yang gemilang, ia pun mengakhiri musim 2019 sebagai petenis peringkat 1 dunia.

Pada musim 2020, Barty mengawalinya dengan memenangkan gelar di Adelaide sebelum kalah dari Sofia Kenin di semifinal Australian Open.

Di sepanjang kariernya sampai saat itu, Barty telah memenangkan delapan gelar nomor tunggal dan sepuluh gelar nomor ganda.

Artikel Tag: Tenis, French Open, australian open, Ashleigh barty

303  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini