Aryna Sabalenka Mundur Dari Doha Untuk Kali Kedua Secara Beruntun

Penulis: Dian Megane
Sabtu 03 Feb 2024, 17:36 WIB
Aryna Sabalenka Lewatkan Turnamen Di Doha Untuk Kali Kedua Secara Beruntun

Aryna Sabalenka di Australian Open 2024 [image: getty images]

Ligaolahraga.com -

Berita Tenis: Juara Australian Open musim 2024, Aryna Sabalenka memutuskan untuk melewatkan Qatar Open di Doha yang akan dimulai pada 11 Februari mendatang.

Untuk kali kedua secara beruntun petenis peringkat 2 dunia memilih untuk tidak berpartisipasi di turnamen WTA level 1000, Qatar Open yang pernah ia menangkan pada musim 2020.

Qatar Open akan digelar di hard-court luar lapangan yang berlokasi di International Tennis and Squash Complex di Doha. Turnamen tersebut akan menampilkan sejumlah petenis kenamaan seperti juara bertahan, Iga Swiatek, Cori Gauff, Elena Rybakina, dan Ons Jabeur.

Baru-baru ini, petenis peringkat 2 dunia berhasil mempertahankan gelar Australian Open usai mengalahkan petenis berkebangsaan Cina, Zheng Qinwen dengan dua set langsung di final.

Jurnalis tenis, Jose Morgado mengonfirmasi kabar Sabalenka yang tidak akan turun di Doha melalui X.

“Sabalenka tidak akan bermain di Doha,” tulis Morgado.

Petenis berusia 25 tahun telah tampil sebanyak tiga kali di Doha sejak musim 2020. Ia memenangkan gelarnya pada musim 2020 dengan mengalahkan petenis berkebangsaan Ceko, Petra Kvitova di final dengan dua set langsung. Tetapi ia kalah dari petenis berkebangsaan Spanyol, Garbine Muguruza dengan tiga set di babak kedua pada musim 2021.

Petenis peringkat 2 dunia lalu melenggang ke perempatfinal pada musim 2022 sebelum kalah dari petenis peringkat 1 dunia sekaligus juara pada edisi tersebut, Swiatek dengan dua set langsung.

Sementara itu, setelah sukses mempertahankan gelar Australian Open, ia menjadi petenis putri pertama yang memenangkan gelar di Melbourne secara beruntun sejak Victoria Azarenka pada musim 2012 dan 2013.

Petenis berusia 25 tahun tidak terbendung di sepanjang Australian Open musim ini dan tidak kehilangan satu set pun di tujuh pertandingan, termasuk kemenangan yang dominan atas Zheng di final. Ia mengaramkan Ella Seidel, Brenda Fruhvirtova, Lesia Tsurenko, Amanda Anisimova, dan Barbora Krejcikova, dengan hanya kehilangan 16 game saja dalam prosesnya.

Di semifinal, ia mengalahkan petenis unggulan keempat, Cori Gauff yang menundukannya di final US Open musim 2023. Petenis AS menyudutkannya di set pertama untuk memasuki babak tiebreak, tetapi petenis peringkat 2 dunia masih bisa memenangkannya dengan dua set langsung.

Di final, Sabalenka bertemu Zheng, petenis putri Cina pertama yang lolos ke final Grand Slam sejak Li Na. Petenis peringkat 2 dunia menyelesaikan final tersebut dalam waktu 1 jam 16 menit dan memenangkan gelar di Melbourne untuk kali kedua secara beruntun.

Artikel Tag: Tenis, qatar open, australian open, Aryna Sabalenka

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tenis/aryna-sabalenka-mundur-dari-doha-untuk-kali-kedua-secara-beruntun
446  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini