Aryna Sabalenka Buyarkan Mimpi Cori Gauff Di Ostrava

Penulis: Dian Megane
Jumat 23 Okt 2020, 09:30 WIB
Aryna Sabalenka tak biarkan Cori Gauff melangkah lebih jauh di Ostrava Open

Aryna Sabalenka harus bersusah payah demi melaju ke perempatfinal Ostrava Open

Berita Tenis: Aryna Sabalenka berjuang mati-matian demi selamat dari tepi jurang kekalahan melawan petenis belia AS, Cori Gauff di Ostrava Open musim 2020.

Setelah berjuang keras selama 2 jam 13 menit, petenis unggulan ketiga sukses membalaskan kekalahan dua bulan lalu dari Gauff setelah memenangkan pertemuan mereka di babak kedua Ostrava Open musim ini dengan hasil cukup ketat 1-6, 7-5, 7-6.

Di babak yang sama di Lexington Open pada Agustus lalu, Gauff menang atas petenis berkebangsaan Belarusia dengan 7-6, 4-6, 6-4 setelah 2 jam 48 menit, yang menjadi pertandingan terpanjang dalam karier petenis muda AS sampai saat ini. Memasuki pertemuan kali ini, ia tampak akan mengulangi kemenangan di Lexington Open.

Namun petenis unggulan ketiga terbukti menjadi petenis yang lebih kuat di akhir pertandingan, yang terlihat ketika ia bangkit kembali dari kedudukan 2-5 di set penentu dan tampil mendikte di babak tiebreak serta memanfaatkan servis Gauff yang tiba-tiba goyah menuju akhir pertandingan.

“Saya bisa mengatakan bahwa level pertandingan kali ini benar-benar berada di level yang baik dibandingkan terakhir kali saya bertemu dengannya,” aku Sabalenka.

“Setelah pertemuan terakhir kami, saya tahu akan ada rally-rally panjang dan bola-bola pendek, serta saya harus tetap agresif dan tidak gentar maju ke area net. Ia petenis yang hebat, begitu muda, dan ia bergerak dengan benar-benar baik. Setiap kali kami terlibat rally-rally panjang dan tidak mudah untuk menghasilkan winner atau menemukan jalan untuk menyelesaikan poin melawannya. Maksud saya, ia sangat handal. Ia baru berusia 16 tahun dan ia bermain dengan level seperti itu.saya ingin bermain di level seperti itu ketika saya berusia 16 tahun.”

Petenis yang telah mengoleksi enam gelar menyatakan bahwa mengendalikan emosi menjadi kunci dari kemenangannya dan hal tersebut menjadi proses yang masih terus ia usahakan.

“Saya tetap mempelajari pelajaran yang sama. Saya harus memahami bagaimana tetap bertanding dengan mengendalikan emosi saya. Begitu saya mengendalikannya, saya bermain dengan benar-benar baik. Begitu saya fokus dengan setiap poin, saya fokus dengan permainan saya,” jelas Sabalenka.

“Ketika saya terlalu memikirkan tentang hasilnya atau apa yang akan terjadi, maka saya akan berada dalam masalah. Saya akan berusaha memikirkan tentang sesuatu yang positif, lalu mengisi kembali energi. Mengatakan kepada diri saya sendiri setelah setiap poin untuk fokus dengan poin ini dan melupakan yang sebelumnya. Saya terus mengatakan hal itu kepada diri saya sendiri dan hal itu benar-benar membantu saya. Jika saya kehilangan poin atau sebaliknya, saya tetap berada di momen itu. Saya masih harus melatihnya.”

Setelah menghabiskan 22 menit saja untuk melalui set pertama, termasuk memenangkan 77 persen poin dari servis pertamanya, Gauff harus menelan kekalahan keempat dari empat laga tiga set terakhirnya. Hal tersebut tentu mengecewakan sehingga ia sulit menemukan performa yang positif.

“Saya benar-benar tidak suka kekalahan. Saya harus bermain dengan sedikit lebih cerdas pada poin-poin krusial dan membuat lawan saya lebih banyak bermain. Terkadang saya tergesa-gesa untuk menyelesaikan poin ketika saya seharusnya mengembalikan bola,” tutur Gauff.

Berdiri di antara Sabalenka dan satu tempat di semifinal Ostrava Open adalah qualifier asal Spanyol, Sara Sorribes Tormo yang menundukkan petenis unggulan kedelapan, Anett Kontaveit dengan 6-1, 6-4.

Artikel Tag: Tenis, Ostrava Open, Aryna Sabalenka, Cori Gauff

920  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini