Arti Kemenangan Di Clay-Court Bagi Iga Swiatek Dan Paula Badosa

Penulis: Dian Megane
Rabu 20 Apr 2022, 21:28 WIB
Bagi Iga Swiatek dan Paula Badosa, ini arti kemenangan di clay-court

Iga Swiatek

Ligaolahraga.com -

Berita Tenis: Bagi petenis berkebangsaan Polandia, Iga Swiatek dan petenis berkebangsaan Spanyol, Paula Badosa, clay-court terasa seperti rumah kedua.

Jadi, para penggemar bisa memahami kegembiraan dari kedua petenis ketika memasuki musim clay-court.

Bagi petenis peringkat 1 dunia, clay-court adalah tempat di mana ia melakoni final turnamen WTA pertama dalam kariernya, tepatnya di Lugano musim 2019. Satu musim kemudian, ia memenangkan gelar French Open tanpa kehilangan satu set pun.

Sementara petenis peringkat 3 dunia, Badosa mengantongi kemenangan pertama atas petenis peringkat 1 dunia di turnamen clay-court musim lalu, tepatnya di Charleston sebelum melaju ke semifinal turnamen WTA level 1000 yang digelar di clay-court, Madrid Open, lalu memenangkan gelar turnamen WTA pertama dalam kariernya di lapangan merah juga (Belgrade), dan lolos ke perempatfinal Grand Slam pertama dalam kariernya di French Open.

“Saya mendapatkan satu pekan untuk beristirahat setelah Miami, jadi, hal itu benar-benar membantu saya untuk kembali ke lapangan dan merasa bersemangat untuk musim clay-court,” seru Swiatek yang pekan ini tampil di Stuttgart Open sebagai petenis unggulan keempat.

“Saya harus jujur bahwa bagian ini mungkin adalah bagian favorit saya dalam satu musim dan saya merasa prima.”

Petenis berkebangsaan Spanyol menikmati awal musim 2022 yang meyakinkan di turnamen hard-court dengan memenangkan gelar di Sydney, melenggang ke semifinal di Indian Wells, dan perempatfinal di Miami.

“Ekspektasi selalu tinggi saat ini, tetapi saya ingin benar-benar fokus hari demi hari, menikmatinya. Itu akan sangat menyulitkan,” ungkap Badosa.

“Clay-court adalah lapangan favorit saya, tetapi itu juga membuat saya cukup tertantang, karena mungkin lawan anda berpikir anda bahkan lebih difavoritkan dan kini mereka bermain dengan lebih baik melawan anda.”

“Musim ini, saya baru melakoni satu turnamen dan cukup mengejutkan saya, karena saya melihat semua orang bermain dengan sangat, sangat cepat. Mungkin beberapa musim lalu tidak seperti itu, jadi, saya pikir tenis berubah, selalu berevolusi. Para petenis semakin kuat, mereka bergerak dengan lebih baik, dan memukul dengan lebih keras.”

“Jadi, saya beradaptasi dengan diri saya sendiri. Saya melihat petenis lain juga beradaptasi dengan baik. Mereka banyak berkembang. Jadi, saya harus berkembang dengan servis lebih keras, mengembalikan dengan lebih cepat, dan bermain dengan cepat seperti mereka.”

Musim clay-court menjanjikan hal yang istimewa bagi petenis berkebangsaan Polandia dan petenis berkebangsaan Spanyol. Kedua petenis melakukan gebrakan di turnamen hard-court pada musim ini dengan menyesuaikan permainan mereka ke lapangan yang lebih cepat.

Ditanya mengenai pendekatan di clay-court, Swiatek mengungkapkan, “Saya baru bermain di clay-court selama dua hari, jadi, saya belum tahu.”

“Tetapi yang pasti, menampilkan lebih banyak variasi, mampu menyerang, dan juga mampu memainkan permainan yang sama seperti yang saya mainkan musim lalu, seperti top spin yang lebih tinggi, memiliki dua pilihan itu benar-benar membantu, karena saya bisa menyesuaikan diri dan memilih permainan terbaik untuk bertanding melawan lawan saya.”

“Sejujurnya, saya pikir saya bisa melakukan keduanya dan tantangan terbesar adalah ketika saya akan memilih taktik yang tepat atau kemampuan yang tepat. Jadi, saya merasa lebih percaya diri saat ini dan saya merasa saya memiliki lebih banyak pilihan.”

Artikel Tag: Tenis, Iga Swiatek, Paula Badosa

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tenis/arti-kemenangan-di-clay-court-bagi-iga-swiatek-dan-paula-badosa
1305  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini