Angelique Kerber Merasa Solid Lagi Dengan Pelatih Baru

Penulis: Dian Megane
Sabtu 12 Jan 2019, 17:38 WIB
Angelique Kerber Merasa Solid Lagi Dengan Pelatih Baru

Angelique Kerber

Pengalaman pelatih baru, Rainer Schuettler sebagai mantan petenis yang pernah bertengger di peringkat tinggi, menjadi hal yang berharga bagi juara Wimbledon musim lalu, Angelique Kerber.

Petenis yang telah mengantongi tiga gelar Grand Slam, Kerber pecah kongsi dengan pelatih Wim Fissette jelang WTA Finals di Singapura musim lalu akibat perbedaan opini mengenai masa depan.

Satu bulan setelahnya, Kerber mengumumkan bahwa mantan finalis Australian Open, Schuettler sebagai pelatih barunya.

“Saya pikir ia (Schuettler) adalah pelatih pertama saya yang juga bermain di turnamen,” ungkap Kerber dalam konferensi persnya sebelum Australian Open.

“Ia tahu bagaimana rasanya berada di bawah tekanan, mengatur emosi ketika di lapangan. ia memahami pemikiran saya. Di atas lapangan, ia juga pekerja keras, ia mencintai tenis seperti saya. Kami berdua benar-benar berusaha sebaik mungkin. Kami memiliki hasrat itu.”

“Bagi saya, sangat baik memiliki Rainer dalam tim saya. Saya memiliki tim yang hebat. Saya sangat menantikan musim ini.”

Setelah menggagalkan usaha Serena Williams untuk mengklaim gelar Grand Slam ke-24 di Wimbledon musim lalu, Kerber kalah di babak ketiga US Open, kalah lebih awal di empat turnamen lainnya, dan gagal keluar dari fase grup WTA Finals.

Namun, Kerber terlihat tajam lagi di Hompan Cup, Perth pekan lalu dengan memenangkan keempat laga nomor tunggal, walaupun Jerman kembali kalah dari tim Swiss yang diperkuat Roger Federer dan Belinda Bencic di final.

“Saya pikir saya tidak bisa membandingkan hal itu karena setelah musim yang panjang, anda hanya berusaha untuk bertahan di akhir, berusaha mendorong diri anda sendiri, dan masih bermain dengan baik,” lanjut Kerber.

“Tetapi sekarang kita memasuki musim baru dan motivasi saya benar-benar tinggi lagi. Penting bagi saya untuk memasuki lapangan dan berusaha untuk memindahkan sesi latihan saya ke dalam pertandingan resmi.”

“Saya benar-benar bekerja keras selama pra musim dan saya menantikan untuk berkompetisi dan melakoni pertandingan lagi.”

Kerber memenangkan gelar Grand Slam pertama dalam kariernya di Melbourne Park musim 2016, tetapi ia tidak memberikan terlalu banyak tekanan kepada dirinya sendiri atau melihat terlalu jauh.

“Saya tidak banyak terlalu berharap kepada diri saya sendiri. Saya di sini, seperti biasa, di Grand Slam, menemukan ritme permainan saya, melakoni babak pertama, berusaha melakukan yang terbaik, lalu melewati hari demi hari,” jelas Kerber.

“Saya tahu bahwa saya saat ini bermain dengan baik, bahwa saya memainkan permainan apik, bahwa saya memiliki kepercayaan diri. Tetapi tetap saja tidak mudah untuk berada di sana. Turnamennya dimulai dari nol.”

“Anda tidak pernah tahu apa yang akan terjadi. Dan juga, kondisinya tidak pernah mudah di Melbourne. Tetapi, ya, saya menantikannya.”

Artikel Tag: Tenis, australian open, Angelique Kerber

641  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini