Angelique Kerber Lihat Sisi Positif Dari Kekalahan Di Wimbledon

Penulis: Dian Megane
Jumat 09 Jul 2021, 14:47 WIB
Angelique Kerber tetap optimis usai kekalahan di Wimbledon 2021

Angelique Kerber ketika tampil di Wimbledon 2021

Ligaolahraga.com -

Berita Tenis: Petenis berkebangsaan Jerman, Angelique Kerber telah melewati musim 2021 yang berliku dan ia masih setengah jalan untuk melaluinya.

Mantan petenis peringkat 1 dunia tidak tampak memiliki performa untuk bersaing demi gelar Grand Slam beberapa pekan lalu setelah mengawali musim ini ia baru mengantongi kemenangan beruntun di dua turnamen dari 10 turnamen yang ia lakoni. Di babak pertama French Open, ia bahkan kalah dari petenis peringkat 139 dunia. Tetapi begitu ia menjejakkan kaki di grass-court, titik balik yang dramatis terjadi.

Diawali turnamen grass-court yang digelar di rumahnya, juara Wimbledon musim 2018 memenangkan gelar Bad Homburg Open, gelar pertamanya dalam tiga musim terakhir. Membawa momentum tersebut di Wimbledon, ia mengalahkan petenis handal seperti Cori Gauff dan Karolina Muchova demi melenggang ke semifinal, sehingga ia mencatatkan pencapaian terbaik di Grand Slam sejak memenangkan Grand Slam tersebut pada musim 2018.

Perjalanan mantan petenis peringkat 1 dunia di London berakhir setelah kalah dua set langsung dari petenis peringkat 1 dunia, Ashleigh Barty. Setelah kekalahan tersebut, mata tajam wartawan menyadari bahwa ia tersenyum ketika berjalan menuju net untuk berjabat tangan.

“Saya kembali setelah sekian lama, saya mampu membalikkan keadaan, saya memenangkan turnamen di rumah saya, di Jerman, saya memainkan permainan impresif, saya mengeluarkan emosi, dan hati saya di lapangan,” jawab Kerber ketika ditanya tentang emosinya.

“Jika anda keluar dan anda mendapati tepukan tangan yang begitu meriah di lapangan utama Wimbledon, maksud saya, itu perasaan terbaik yang bisa anda dapati bahkan jika anda kalah. Saya telah mencoba segalanya. Saya mengerahkan semuanya di lapangan.”

Meskipun petenis berusia 33 tahun tidak selalu dominan di turnamen, hasil yang ia dapat di grass-court menjawab semua keraguan. Hal yang cukup mengagumkan adalah di antara para petenis putri yang masih aktif, hanya Serena Williams dan Venus Williams yang mampu memenangkan lebih banyak pertandingan daripada dirinya di grass-court. Di Wimbledon sendiri, ia mengantongi 36 kemenangan dari 48 pertandingan.

Kini berkompetisi sebagai salah satu petenis tertua di dunia tenis putri, petenis berkebangsaan Jerman enggan membandingkan level permainannya saat ini dengan masa lalu. Baginya, ada alasan lain mengapa ia masih terus bermain.

“Bagi saya, saat ini saya masih memiliki hasrat untuk olahraga ini, saya masih bermain dengan baik, saya masih memainkan permainan memukau melawan petenis terbaik dunia,” lanjut Kerber.

“Saya tahu saya juga meningkatkan beberapa hal dalam permainan saya. Tetapi saya masih memiliki gaya permainan saya. Saya pikir gaya permainan itu mirip dengan musim 2018.”

Kembalinya petenis berkebangsaan Jerman akan teruji ketika turnamen kembali berganti menjadi turnamen hard-court. Partisipasinya di Olimpiade masih belum dipastikan, ia akan berkonsultasi dengan timnya dalam beberapa hari ke depan terkait jadwalnya.

“Saya pikir penting bagi saya bahwa saya benar-benar mempertahankan kepercayaan diri saya dari tiga pekan terakhir. Saya tahu saya berada di jalur yang tepat. Saya tahu bagaimana untuk terus bekerja keras dan kini meneruskan permainan saya. Saya pikir akan menjadi tantangan untuk tetap berada di level ini dan memainkan permainan apik lagi di hard-court.”

Berkat hasil Wimbledon musim ini, Kerber akan naik peringkat dan menghuni peringkat 22 dunia terhitung sejak pekan depan.

Artikel Tag: Tenis, wimbledon, Angelique Kerber

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tenis/angelique-kerber-lihat-sisi-positif-dari-kekalahan-di-wimbledon
598  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini