Andy Murray Berjanji Untuk Belajar Dari Kekalahan Terburuk Di Grand Slam

Penulis: Dian Megane
Senin 28 Sep 2020, 17:20 WIB
Andy Murray langsung kandas dari babak pertama French Open 2020

Perjalanan Andy Murray di French Open 2020 hanya seumur jagung

Berita Tenis: Runner up French Open musim 2016, Andy Murray menemukan dirinya kesulitan untuk menjelaskan bagaimana ia bermain melawan juara French Open musim 2015, Stan Wawrinka di babak pertama Grand Slam tersebut pada musim ini.

Setelah kalah telak 6-1, 6-3, 6-2 dari Wawrinka di babak pertama Grand Slam yang digelar di Roland Garros, Paris, Murray menyatakan, “Saya harus berpikir panjang dan keras serta berusaha untuk memahami apa yang terjadi.”

“Itu bukan pertandingan yang bisa saya kesampingkan begitu saja dan tidak memikirkannya. Yang jelas ada alasan di belakang performa seperti itu. Saya rasa dilihat dari kedudukan akhir, saya mungkin salah, tetapi saya pikir itu mungkin kekalahan terburuk dalam karier saya di Grand Slam.”

“Saya tidak yakin jika itu masalahnya. Jadi, saya harus menganalisanya dan berusaha memahami kenapa performa saya seperti itu. Saya tidak merasa kondisi saat ini adalah alasan untuk kekalahan itu.”

Mantan petenis peringkat 1 dunia yang menjalani dua operasi pinggul pada musim 2018 dan 2019, berkompetisi di turnamen clay-court pertamanya sejak melaju ke semifinal di Roland Garros pada musim 2017, di mana ia kalah lima set dari Wawrinka.

“Kali ini pastinya saya mendapatkan undian pertandingan yang menyulitkan,” tambah Murray. “Bahkan jika saya bermain dengan sangat baik, hal itu tidak menjamin bahwa saya akan memenangkan pertandingan. Tetapi saya juga tidak bermain dengan baik. Presentase servis pertama saya di bawah 40 persen, yang tentunya tidak cukup baik untuk melawan seseorang, dan terutama seseorang sehandal Stan. Anda ingin presentase servis anda di antara 60 persen.”

Petenis berusia 33 tahun saat ini mencatatkan 3-3 sejak turnamen tenis dilanjutkan setelah vakum karena pandemi COVID-19. Di antara kemenangan tersebut, ia sukses menumbangkan petenis peringkat 7 dunia, Alexander Zverev di babak kedua Cincinnati Open bulan lalu.

“Dari segi fisik, saya tidak mengharapkan bisa sama seperti kondisi fisik saya sebelum saya menjalani operasi. Tetapi terkait memukul bola, pukulan-pukulan saya, dan hal lain, tidak ada alasan bahwa saya tidak bisa tampil apik dari segi teknikal. Ada beberapa pertandingan yang saya lakoni sejak saya kembali berkompetisi di mana saya memukul bola dengan baik.”

“Saat ini saya berusia 33 tahun dan saya pernah menghuni peringkat 1 dunia, jadi saya cukup kewalahan dengan semua kendala yang saya hadapi. Tetapi saya akan tetap melangkah. Kita lihat saja apa yang akan terjadi dalam beberapa bulan ke depan.”

Artikel Tag: Tenis, French Open, Andy Murray, Stan Wawrinka

898  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini