Andy Murray Belajar Banyak Dari Kekalahan Teranyar Di Rotterdam

Penulis: Dian Megane
Kamis 04 Mar 2021, 20:43 WIB
Andy Murray gagal melangkah lebih jauh di Rotterdam Open 2021

Andy Murray ketika tampil di babak kedua Rotterdam Open 2021

Berita Tenis: Usai kalah dua set langsung dari Andrey Rublev di Rotterdam Open, Andy Murray mengungkapkan pelajaran yang bisa ia ambil melawan salah satu petenis terbaik saat ini.

Juara Rotterdam Open musim 2009 yang mengklaim kemenangan pertama di turnamen ATP ketika mengalahkan Robin Haase di Rotterdam pekan ini, bisa mengimbangi Rublev di set pertama, sebelum Rublev mengklaim peluang break krusial pada kedudukan 5-5 sebelum memenangkan pertandingan.

Mantan petenis peringkat 1 dunia merasa bahwa melakoni pertandingan tersebut – melawan petenis peringkat cukup tinggi – akan membantunya untuk meningkatkan level permainan dan mencapai kesuksesan di turnamen yang akan datang.

“Saya ingin bermain di level ini, karena saya banyak belajar dari pertandingan seperti itu. Kendala dan kesalahan yang anda buat semakin diperkuat di level ini. Semuanya tentang mendapatkan keseimbangan yang tepat antara mendapatkan cukup pertandingan, lalu bermain di level di mana saya bisa belajar dan mulai mengejar ketertinggalan secepat mungkin,” jelas Murray.

“Saya merasa di pertandingan itu ada beberapa hal positif. Hanya ketika pada momen krusial, saya tidak bermain dengan cukup baik. Saya masih harus meningkatkan kemampuan.”

Terlepas dari kekecewaannya setelah kalah di babak kedua Rotterdam Open pekan ini, petenis berkebangsaan Inggris menggunakan waktu untuk mengambil hal positif dari performanya. Selama hampir 1 jam, petenis berusia 33 tahun bertahan dari area baseline melawan Rublev yang kini mengantongi 17 kemenangan beruntun di turnamen ATP level 500.

“Saya pikir saya bergerak dengan baik selama kira-kira 1 jam. Ia adalah salah satu petenis dengan pukulan bertenaga dan diset pertama, saya merasa ia tidak mendapatkan terlalu banyak poin cuma-cuma dari belakang lapangan. Ia harus bekerja keras untuk mengembalikan bola. Saya pikir itu hal yang positif,” tambah Murray.

Tidak hanya bekerja keras untuk menemukan performa terbaik setelah operasi, petenis yang telah mengantongi tiga gelar Grand Slam membagikan pikirannya tentang Roger Federer yang akan kembali beraksi di Qatar Open pada pekan depan. Federer akan tampil untuk kali pertama sejak Australian Open musim 2020.

“Saya hanya ingin memasuki lapangan, berkompetisi, dan menikmati hal yang saya lakukan. Saya membayangkan Roger akan merasakan hal yang sama,” timpal Murray.

“Saya yakin ia telah berlatih keras dan merasa sangat senang untuk kembali ke lapangan serta berkompetisi. Saya yakin, pada waktunya ia akan mendapatkan kondisi fisik yang prima dan bermain dengan permainan terbaik lagi, karena ia sebaik itu. Bahkan jika ada sedikit penurunan secara fisik dari dirinya, saya mendukung kemampuannya melawan mayoritas petenis. Saya yakin ia akan baik-baik saja.”

Artikel Tag: Tenis, Rotterdam Open, Andy Murray, Andrey Rublev, Roger Federer

624  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini