Andrey Rublev Targetkan Untuk Terus Berkembang Pada Musim 2021

Penulis: Dian Megane
Selasa 24 Nov 2020, 09:12 WIB
Andrey Rublev catatkan 1-2 pada debutnya di ATP Finals 2020

Andrey Rublev ketika beraksi di ATP Finals 2020

Berita Tenis: Andrey Rublev merupakan salah satu petenis terbaik pada musim 2020 setelah mengantongi lima gelar dan tampil di dua perempatfinal Grand Slam.

Petenis berusia 23 tahun mengawali musim 2020 dengan memenangkan gelar secara beruntun di Doha dan Adelaide, sehingga menjadikannya petenis pertama sejak Dominik Hrbaty pada musim 2004 yang memenangkan gelar secara beruntun pada dua pekan pertama di awal musim.

Di Australian Open, ia melaju ke babak keempat sebelum kalah dari Alexander Zverev sehingga mematahkan 15 kemenangan beruntun yang ia kantongi.

Sejak turnamen ATP dilanjutkan pada Agustus lalu, petenis peringkat 8 dunia memenangkan tiga gelar turnamen ATP level 500 di Hamburg, St. Petersburg, dan Wina sehingga mengantarkannya menembus peringkat 10 besar untuk kali pertama dalam kariernya.

Petenis yang debut di ATP Finals musim ini, melaju ke perempatfinal US Open untuk kali kedua secara beruntun sebelum kalah dari rekan senegaranya, Daniil Medvedev.

Ia kembali ke Eropa dan memenangkan gelar ketiga pada musim ini usai menundukkan Stefanos Tsitsipas untuk memenangkan gelar terbesar dalam kariernya di final German Open, Hamburg. Ia melakoni final di Hamburg untuk kali kedua secara beruntun setelah musim lalu ia kalah dari Nikoloz Basilashvili.

Baru memenangkan gelar di Hamburg dan tanpa banyak waktu untuk beristirahat, ia bangkit dari ketertinggalan dua set sebelum mengalahkan Sam Querrey dengan lima set di babak pertama French Open. Ia lolos ke perempatfinal Grand Slam tersebut sebelum kalah dari Tsitsipas.

Ia mengklaim gelar keempat pada musim ini di St. Petersburg (mengalahkan Borna Coric) dan gelar kelima di Wina (mengalahkan Lorenzo Sonego).

“Terkualifikasi di ATP Finals adalah momen yang membuat kami berjuang dan berlatih. Saya bersyukur atas semua yang saya alami, atas semua yang telah saya lalui. Saya bersyukur atas tim yang saya miliki dan teman-teman yang ada di sekeliling saya, karena mereka banyak mendukung saya,” papar Medvedev.

“Kami memiliki visi yang sama dan mereka memberi saya banyak energi. Saya berada di posisi saya saat ini berkat mereka. Saya telah bekerja sangat keras. Dengan semua dukungan di sekeliling saya, hal itu memberi saya energi dan motivasi lebih. Saya tidak sendiri dan ketika anda tidak sendiri, semuanya tampak lebih mudah dan lebih kuat.”

Pada debutnya di ATP Finals, petenis berusia 23 tahun kalah dari Rafael Nadal. Di laga kedua fase grup, ia mendapatkan peluang match point di babak tiebreak set ketiga melawan Tsitsipas, tetapi ia melakukan pelanggaran ganda dan akhirnya kalah. Dengan kemenangan tersebut, Tsitsipas unggul tipis atas petenis berkebangsaan Rusia dengan 4-3.

“Saya merasa senang bisa berada di London. Saya sudah begitu dekat dengan kemenangan di laga kedua saya. Saya mendapatkan peluang match point dan saya memegang servis. Jadi, semuanya bisa menjadi kisah yang sama sekali berbeda jika saya memenangkan dua pertandingan. Saya mungkin masih memiliki peluang untuk melaju ke semifinal. Tetapi itu bagian dari kehidupan. Saya hanya harus tetap bekerja keras dan kita akan lihat apa yang akan terjadi selanjutnya,” jelas Rublev.

Petenis peringkat 8 dunia pun tersingkir dari ATP Finals, tetapi ia mengakhiri musim 2020 yang penuh gebrakan dengan memenangkan laga ketiga fase grup melawan Dominic Thiem.

“Meski saya tidak memiliki peluang untuk melaju ke semifinal, setiap pertandingan sangat penting, karena 200 poin yang bisa anda menangkan. Rasanya lebih dari menjadi runner up turnamen ATP level 250,” tambah Rublev.

Petenis berkebangsaan Rusia menyelesaikan musim 2020 dengan mengantongi 41 kemenangan.

“Saya bersyukur atas semua hal yang terjadi kepada saya. Saya memenangkan lebih banyak turnamen pada musim ini dibandingkan di musim-musim lainnya. Saya masih bisa meningkatkan permainan saya dan itu menjadi target utama di masa off-season. Saya termotivasi untuk mengingkatkan aspek utama permainan saya sebelum mengawali musim yang baru,” tukas Rublev.

“Secara fisik, saya masih bisa bermain dengan lebih cepat dan meningkatkan pertahanan saya. Di antara petenis peringkat 10 besar, saya masih menjadi salah satu petenis terburuk di aspek tiu. Saya bisa meningkatkan servis, volley, pengembalian, slice, backhand, dan forehand.”

Artikel Tag: Tenis, ATP Finals, Andrey Rublev

598  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini