Andrey Rublev Kesulitan Hidup Tanpa Tenis, Tetapi . . .

Penulis: Dian Megane
Rabu 25 Mar 2020, 19:11 WIB
Andrey Rublev Kesulitan Hidup Tanpa Tenis, Tetapi . . .

Andrey Rublev

Berita Tenis: Petenis muda Rusia, Andrey Rublev telah menjadi salah satu petenis yang diperhitungkan pada musim 2020 sejauh ini setelah memenangkan dua gelar dan memenangkan 15 pertandingan.

Dengan memenangkan dua gelar, Rublev menyamai pencapaian Novak Djokovic (Melbourne dan Dubai) dan Gael Monfils (Montpellier dan Rotterdam).

Rublev yang tidak ikut memperkuat Rusia di ATP Cup pada awal musim ini, menggunakan Qatar Open di Doha sebagai titik awal dan mengalahkan empat petenis peringkat 60 besar dalam perjalanan mengklaim gelarnya.

Pekan berikutnya, Rublev melakukan hal yang sama di Adelaide melawan petenis yang lebih menantang, sehingga dengan kemenangan di Adelaide, ia memperpanjang kemenangan beruntun dan menjadi petenis pertama pada musim 2020 yang memenangkan gelar lebih dari satu.

Setelah itu, Rublev menelan kekalahan pertama di babak keempat Australian Open (kalah dari Alexander Zverev) dan melaju ke perempatfinal di Rotterdam dan Dubai. Pencapaian tersebut menempatkan Rublev di posisi kelima dari ATP Race dan berharap bisa mendapatkan hasil yang lebih baik di Indian Wells.

Namun sebaliknya, Rublev mengisolasi diri di rumahnya yang berlokasi di Moskow, tidak melakukan banyak hal dalam masa karantina, dan tetap berpikir positif tentang awal dilanjutkannya musim 2020.

Setelah laga Davis Cup, baik pihak ATP maupun WTA membatalkan semua turnamen setidaknya sampai Juni dengan bahaya kembali menghadang di mana seluruh musim grass-court terancam dibatalkan jika penyebaran virus corona di Eropa Barat tidak juga melambat.

“Seperti kebanyakan orang di seluruh penjuru dunia, saya menghabiskan waktu saya dengan mengkarantina diri sendiri. Saya tidak pergi ke manapun, saya selalu berada di rumah. Saya tidak memiliki rutinitas dan semuanya bercampur aduk. Tetapi, saya tetap berolahraga setiap harinya sebanyak mungkin agar tetap bugar,” jelas Rublev.

“Bagi banyak petenis, waktu seperti ini adalah masa yang berat karena mereka tidak memiliki kesempatan untuk mendapatkan penghasilan. Bagi saya, rasanya berat tanpa tenis. Saya ingin kembali ke lapangan secepat mungkin, melakoni pertandingan, dan berpartisipasi dalam turnamen.”

“Saya tidak bisa merencanakan apapun saat ini. Kita hanya bisa percaya bahwa semua ini akan segera berakhir. Mustahil untuk merencanakan sesuati, semua akan bergantung dengan situasi yang terjadi di dunia ini.”

Artikel Tag: Tenis, qatar open, Adelaide Open, Andrey Rublev

238  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini