Alexander Zverev Siap Lakoni Laga Panas Lawan Rafael Nadal Di Madrid

Penulis: Dian Megane
Jumat 07 Mei 2021, 11:35 WIB
Alexander Zverev melaju ke perempatfinal Madrid Open 2021

Jumpa di perempatfinal Madrid Open 2021, Alexander Zverev incar kemenangan pertama atas Rafael Nadal di atas clay-court

Berita Tenis: Petenis berkebangsaan Jerman, Alexander Zverev merasa optimis mengenai peluangnya mengalahkan Rafael Nadal di atas clay-court, yakni di Madrid Open.

Berkat kemenangan 6-3, 7-6 atas petenis berkebangsaan Inggris, Dan Evans, petenis unggulan kelima membukukan laga panas perempatfinal Madrid Open musim 2021 melawan petenis unggulan pertama, Nadal.

Sampai saat ini, petenis favorit tuan rumah, Nadal unggul dengan 5-2 atas petenis berkebangsaan Jerman. Tetapi, petenis unggulan kelima memenangkan dua pertandingan terakhir mereka di ATP Finals musim 2019 dan Paris Masters musim 2020.

“Saya telah mengalahkannya beberapa kali, tetapi tentu mengalahkannya di clay-court akan sangat berbeda,” aku Zverev.

“Saya melakoni beberapa pertarungan sengit melawannya. Saya juga berpikir, ketika anda mengalahkannya dalam beberapa kesempatan secara beruntun tidak peduli di mana anda mengalahkannya, ia akan lebih termotivasi untuk mengalahkan anda pada beberapa kesempatan selanjutnya.”

Pertemuan terakhir kedua petenis di clay-court terjadi pada musim 2018 di final Italian Open, Roma yang dimenangkan petenis berkebangsaan Spanyol dengan tiga set. Mereka belum pernah bertemu di Madrid Open, tetapi ketinggian Madrid cukup menguntungkan petenis berkebangsaan Jerman yang memiliki servis bertenaga dan gaya permainan agresif.

“Lambungannya lebih tinggi dan pastinya servis melalui lapangannya dengan lebih cepat,” tambah Zverev.

“Selain itu, bolanya terbang dengan lebih cepat, sehingga anda bisa bermain dengan lebih agresif di sini dibandingkan di clay-court turnamen lain. Tetapi tetap saja, saya pikir Rafa adalah petenis yang difavoritkan ke mana pun ia pergi, hal itu tidak akan berubah.”

Juara Madrid Open musim 2018 menyatakan bahwa kekuatan terbesar petenis peringkat 2 dunia di clay-court mungkin adalah gerakannya.

“Ia bergerak dengan lebih baik di clay-court daripada di hard-court. Jadi, tidak mudah menembakkan winner melawannya. Tetapi saya harus mengatasinya dan saya pastinya harus menembakkan winner,” seru Zverev.

Petenis berkebangsaan Jerman memasuki laga yang sangat diantisipasi berkat kemenangan atas Evans. Ia harus bersabar ketika petenis berkebangsaan Inggris mengubah strateginya di set kedua.

“Ia petenis hebat dengan banyak hal yang bisa ia ubah. Ia memiliki variasi luar biasa dalam permainan yang bisa menyebabkan banyak kendala bagi petenis lain,”aku Zverev tentang Evans.

Evans memasuki Madrid Open musim ini dengan menghuni peringkat tertinggi dalam kariernya sampai saat ini, peringkat 26 dunia setelah melenggang ke semifinal Monte Carlo Open, termasuk menundukkan petenis peringkat 1 dunia, Novak Djokovic.

Artikel Tag: Tenis, Madrid Open, alexander zverev, Rafael Nadal, Dan Evans

909  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini