Alexander Zverev Kritik Penjadwalan Usai Telan Kekalahan Di Madrid

Penulis: Dian Megane
Senin 09 Mei 2022, 10:46 WIB
Alexander Zverev tak senang dengan penjadwalan Madrid Open 2022

Alexander Zverev [kanan] dan Carlos Alcaraz [kiri] usai final Madrid Open 2022 [image: AFP]

Ligaolahraga.com -

Berita Tenis: Alexander Zverev mengecam penjadwalan di Madrid Open musim 2022 sebagai hal yang memalukan setelah ia kalah dari Carlos Alcaraz di final.

Juara bertahan harus menelan kekalahan pahit dua set langsung dalam waktu 62 menit saja dari petenis tuan rumah yang tengah memanas, Alcaraz.

Petenis berkebangsaan Jerman memuji petenis berusia 19 tahun, Alcaraz sebagai petenis terbaik dunia setelah final Madrid Open musim 2022, tetapi juga mengekspresikan ketidaksenangannya setelah harus menyelesaikan dua pertandingan hingga larut malam.

Laga semifinal petenis unggulan kedua melawan Stefanos Tsitsipas hari Sabtu (7/5) dimulai pada tengah malam dan laga perempatfinal melawan Felix Auger Aliassime pun selesai cukup larut.

“Carlos bermain dengan mengagumkan, tidak perlu diragukan,” ungkap Zverev.

“Tetapi satu hal yang ingin saya katakan adalah pekan ini pekerjaan ATP sangat memalukan. Dua hari lalu (setelah perempatfinal) saya tidur jam 4 atau 4.30 pagi. Kemarin (setelah semifinal) saya baru tidur jam 5.20 pagi.”

“Jika orang normal tidur jam 4 pagi pada satu malam, lalu malam berikutnya tidur jam 5 pagi, akan sangat menyulitkan untuk membangunkan mereka. Dan bagi saya melakoni final melawan Carlos, yang bagi saya ia adalah petenis terbaik di dunia saat ini, di turnamen Masters 1000, maka hari itu akan cukup menyulitkan.”

“Hari ini (8/5) di lapangan, saya bisa mengatakan saya sedikit marah, karena saya tidak mendapatkan koordinasi yang baik pada servis maupun groundstroke saya. Saya melewatkan dua overhead yang sangat mudah karena saya melihat bola dan semua hal bergerak di mata saya.”

“Saya tidak ingin mengeluh dan hari ini yang pasti, bahkan jika saya merasa segar, saya mungkin tidak bisa mengalahkan Carlos, tetapi mungkin itu akan menjadi pertandingan yang lebih baik.”

“Pada akhirnya, saya pikir kita semua mungkin bangun sampai malam, kita semua mungkin kadang-kadang berpesta, tetapi jika anda tetap bangun sampai jam 4 pagi, maka keesokan harinya anda mungkin tidak berdaya. Jika anda melakukannya lagi pada hari berikutnya sampai jam 5 pagi, anda akan kesulitan bahkan untuk bangun.”

“Ia petenis yang hebat. Tetapi sejujurnya, saya merasa sedih untuk final yang kami lakoni, karena pertandingan itu bisa menjadi pertandingan yang sangat luar biasa.”

“Tetapi kali ini saya yang pasti tidak memiliki peluang untuk memainkan level saya. Hal ini bukan hal yang pertama terjadi. Di Acapulco, saya bermain sampai jam 5 pagi dan bangun jam 8.30 pagi.”

Zverev dan Jenson Brooksby mencatatkan rekor sebagai pertandingan yang berakhir sangat larut ketika mereka bermain sampai 4.55 pagi di Acapulco awal musim ini. Pertandingan itu sendiri dimulai pada jam 1.30 dini hari.

Petenis unggulan kedua merupakan juara bertahan Madrid Open, tetapi tidak mampu menciptakan satu pun peluang brrak point melawan Alcaraz.

Zverev tidak memiliki banyak waktu untuk meratapi kekalahan tersebut karena kini ia akan mengalihkan perhatiannya ke turnamen Masters 1000, Italian Open di Roma

Artikel Tag: Tenis, Madrid Open, alexander zverev, Carlos Alcaraz

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tenis/alexander-zverev-kritik-penjadwalan-usai-telan-kekalahan-di-madrid
817  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini