Akhir Masa Karantina Di Depan Mata, Ini Perasaan Johanna Konta

Penulis: Dian Megane
Rabu 27 Jan 2021, 20:45 WIB
Johanna Konta termasuk petenis yang bisa keluar kamar hotel selama 5 jam per hari selama menjalani karantina

Johanna Konta ketika beraksi di Cincinnati musim 2020

Berita Tenis: Petenis nomor 1 Inggris, Johanna Konta memahami bahwa ia salah satu petenis yang beruntung setelah akhir dari masa karantina jelang Australian Open sudah ada di depan mata.

Para petenis yang mendarat di Australia pada awal bulan ini telah menjalani dua pekan karantina yang ketat demi menghindari penyebaran virus corona.

Beberapa petenis, seperti petenis berkebangsaan Inggris menjalani masa karantina yang lebih mudah dibandingkan dengan petenis lain karena ia diizinkan untuk keluar dari kamar hotel selama 5 jam setiap harinya, tetapi 72 petenis, termasuk rekan senegaranya, Heather Watson harus sepenuhnya dikarantina setelah ditemukan penumpang yang positif terinfeksi COVID-19 pada penerbangan yang membawa mereka ke negeri kangguru tersebut.

Petenis yang secara mengejutkan kalah dari Ons Jabeur di babak pertama Australian Open musim 2020 memasuki hari ke-13 dari masa karantina dan menantikan untuk menjalani kehidupan yang lebih normal.

“Perjalanan kali ini pastinya telah menjadi perjalanan ke Australia yang sangat berbeda sejauh ini, tetapi pada akhirnya, akhir dari karantina ini ada di depan mata kami. Semoga, begitu karantina berakhir, kami bisa kembali menjalani beberapa hal normal,” ungkap Konta.

“Saya sebenarnya berada dalam grup yang beruntung karena bisa keluar selama 5 jam per hari untuk berlatih. Kami memiliki waktu kira-kira 2 jam di lapangan, 1 jam 30 menit di pusat kebugaran, lalu 1 jam untuk makan, dan pada dasarnya bersiap untuk kembali ke hotel.”

“Saya benar-benar beruntung. Ada beberapa petenis yang tidak beruntung karena harus menjalani karantina ketat, itu artinya mereka belum meninggalkan kamar mereka selama kurang lebih 12 hari.”

“Salah satu dari mereka adalah Heather, jadi, saya telah mencoba untuk mengeceknya, tetapi ia melakukan hal fenomenal untuk melakukan yang terbaik dalam situasi menyulitkan.”

Semifinalis Australian Open musim 2016, Konta menambahkan, “Ini pengalaman yang sama sekali berbeda. Ini bukan sesuatu yang pernah saya alami sebelumnya dan mudah-mudahan saya tidak banyak melakukan hal ini lagi di masa yang akan datang.”

“Bahkan bagi kami yang lebih beruntung, pada lima hari pertama kami tidak diizinkan untuk keluar sementara semua hal tengah diatur agar kami bisa keluar dan berlatih.”

“Lima hari itu saya bagi saya sudah sangat menyulitkan, jadi, saya bisa membayangkan bagaimana perasaan Heather dalam 11 atau 12 hari, apa pun yang ia lakukan. Salut baginya.”

Terlepas dari semua rintangan yang telah ia lalui, petenis yang telah berjuang melawan cedera lutut yang menghalangi perjalanannya pada musim 2020, merasa bersyukur atas peluang untuk bisa berkompetisi lagi.

“Saya merasa sangat bersyukur dan sangat beruntung sebagai atlet karena bisa tampil, berkompetisi, dan tidak banyak orang bisa mengatakannya,” tutur Konta.

“Saya menantikan peluang untuk bermain, semoga bermain di hadapan para penonton. Kami diberi tahu bahwa ada peluang bagi kami mendapati sejumlah penonton, kami tidak mengalaminya untuk waktu yang cukup lama, jadi, itu akan menjadi seperti hadiah.”

“Saya merasa benar-benar prima, berada dalam situasi ini dengan jumlah latihan yang dibatasi dan dikarantina, hal itu menempatkan banyak hal ke dalam sudut pandang yang berbeda.”

Artikel Tag: Tenis, australian open, johanna konta, Heather watson

472  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini