13 Bulan Menepi Dari Tenis, Roger Federer Ungkap Tentang Rencana Pensiun

Penulis: Dian Megane
Senin 15 Mar 2021, 21:09 WIB
Roger Federer banyak terlibat dengan pekerjaan yayasannya ketika menepi dari dunia tenis

Roger Federer ketika beraksi di Qatar Open 2021

Berita Tenis: Bagi penggemar Roger Federer, ada satu pertanyaan yang lebih baik dihindari atau diacuhkan, tetapi ia pastinya tidak bisa menghindar dari hal tersebut.

Petenis yang telah mengantongi 20 gelar Grand Slam telah membeberkan berapa lama ia akan memperpanjang kiprahnya di dunia tenis dan rencananya setelah pensiun.

Dalam wawancara dengan beIn Sports, petenis berusia 39 tahun menyatakan bahwa semuanya akan tergantung dengan seberapa jauh ia bisa tetap menggunakan lutut dan pergelangan kaki untuk tetap kompetitif melawan petenis yang jauh lebih muda.

“Saya akan mencoba untuk melihat seberapa banyak yang tersisa dalam diri saya, seberapa banyak kesuksesan yang bisa saya dapatkan,” ungkap Federer dengan menambahkan bahwa setelah penilaian yang cermat tentang di mana ia secara fisik, ia akan mengambil keputusan tentang masa depannya di dunia tenis.

Mantan petenis peringkat 1 dunia menyatakan bahwa ketika ia menepi dari dunia tenis, ia terjun dalam pekerjaan yayasannya. Ia menjalankan sebuah badan amal yang mendukung anak-anak tidak beruntung di Afrika.

Menyebutkan pertandingan eksibisi melawan musuh bebuyutannya, Rafael Nadal di Afrika Selatan awal musim lalu, bintang tenis Swiss mengungkapkan bahwa pertandingan tersebut adalah pertandingan yang paling banyak dihadiri dalam sejarah tenis dengan jumlah penonton mencapai 52.000 dan membantunya mengumpulkan lebih dari 3,5 juta dolar AS untuk yayasannya.

Mengisyaratkan akan sepenuhnya fokus dengan kegiatan filantropisnya setelah pensiun dari dunia tenis, petenis berusia 39 tahun menyatakan bahwa ia ingin yayasannya “mengikutinya” di sisa hidupnya.

Petenis peringkat 6 dunia juga mengatakan bahwa istrinya yang juga pernah berkiprah di dunia tenis, Mirka telah menjadi sumber kekuatan terbesarnya dan telah mendorongnya untuk berkiprah di turnamen.

“Sejauh ini, istri saya adalah pendukung terbesar saya, sosok yang mengizinkan saya, dan mendorong saya melakoni turnamen,” tambah Federer.

Petenis berusia 39 tahun menghabiskan jeda cukup lama setelah menjalani operasi kedua pada lututnya yang bermasalah pada musim lalu. Setelah kalah di semifinal Australian Open musim lalu, ia melewatkan semua turnamen. Ia bahkan mundur dari Australian Open musim ini untuk kali pertama sejak ia mulai melakoni Grand Slam dengan alasan pemulihan yang lamban dan belum sepenuhnya bugar.

Dengan harapan membangun kembali performanya dengan kembali beraksi di Qatar Open, mantan petenis peringkat 1 dunia tiba di Doha dengan ekspektasi nol. Ia berhasil melalui laga pertama melawan Dan Evans. Tetapi pada akhirnya, ia kalah dari Nikoloz Basilashvili di perempatfinal.

Federer sebelumnya telah menyebutkan bahwa Wimbledon dan Olimpiade sebagai prioritas utamanya musim ini.

Artikel Tag: Tenis, australian open, Roger Federer

723  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini