Conor McGregor Dibebaskan, tapi Penyelidikan Tetap Berlanjut

Penulis: Senja Hanan
Senin 14 Sep 2020, 18:44 WIB
Momen ketika Conor McGregor akan ditahan kepolisian Prancis. (Images: The Sun)

Momen ketika Conor McGregor akan ditahan kepolisian Prancis. (Images: The Sun)

Berita UFC: Mantan juara UFC, Conor McGregor dikabarkan sudah dibebaskan oleh pihak kepolisin Prancis. Meski kepolisian Prancis sudah melepaskannya dari bui, kasus pelecehan seksual yang dialamatkan kepada McGregor, sampai saat ini masih diusut oleh pihak kepolisian Prancis.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, petarung seni bela diri bebas asal Irlandia itu tersandung kasus pelecehan seksual saat sedang berlibur bersama tunangannya di Pulau Corsica, Prancis. Tudingan itu dialamatkan kepada petarung yang dijuluki The Notorious, setelah seseorang melaporkannya atas tindakan tak senonoh dengan gestur cabul.

Tak jelas bagaimana kronologinya, karena pihak keamanan Prancis enggan membeberkan lebih lanjut. Namun, McGregor dijerat dengan pasal pelecehan seksual dan perilaku eksibisionis.

Demi menyelesaikan perkara ini, kepolisian Prancis menjalankan sejumlah tes. Dilansir The Sun, kepolisian Prancis tengah mendalami sejumlah rekaman yang berasal dari kamera statis di sekitar tempat kejadian perkara.

"Butuh waktu, dan ini menjadi kebiasaan dalam menyikapi setiap kasus serupa. Kami harus memastikannya," begitu pernyataan resmi tim investigasi kepolisian Prancis.

Pihak kepolisian yakin banyak rekaman yang bisa membuktikan apakah petarung berusia 32 tahun tersebut bersalah atau tidak. Sebab, insiden terjadi di kawasan yang cukup ramai.

"Kamera statis di mana-mana. Insiden terjadi di lokasi yang sibuk. Banyak pelancong yang merekam dan memotret situasi di sekitar lewat ponselnya. Jadi, mereka juga harus bicara," jelas tim investigasi lebih lanjut.

Ini bukan pertama kali McGregor terlibat masalah hukum. Dia menjadi berita utama pada tahun 2019 atas serangan terhadap seorang pria yang lebih tua di sebuah bar Dublin yang ditangkap dalam sebuah video viral.

Pada 2018, dia mengaku bersalah di Brooklyn, New York untuk perilaku yang tidak teratur setelah menyerang bus yang penuh dengan pejuang UFC.

Artikel Tag: Conor McGregor, UFC

392  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini