Zarco Salahkan Mantan Manajernya Soal Keputusan Pindah ke KTM

Penulis: Abdi Ardiansyah
Selasa 21 Jan 2020, 13:50 WIB
Zarco Salahkan Mantan Manajernya Soal Keputusan Pindah ke KTM

Johann Zarco, KTM Red Bull.

Berita MotoGP: Johann Zarco menyebut bahwa mantan manajernya, Laurent Fellon, adalah orang yang paling menginginkan ia pindah ke Red Bull KTM di MotoGP 2019.

Johann Zarco sukses tampil apik dan berhasil mencuri perhatian banyak tim MotoGP setelah menunjukkan penampilan yang impresif pada 2017 dan 2018 bersama Yamaha Tech3.

Pada akhir 2018 lalu, Juara Moto2 2015 dan 2016 itu memilih berduet dengan Pol Espargaro di Red Bull KTM untuk MotoGP 2019. Namun, performanya bersama tim pabrikan asal Austria itu seakan memudar dan jauh dari ekspektasi.

Tak seperti saat di Yamaha, di mana ia kerap kali bertarung memperebutkan podium, di KTM Zarco bahkan kesulitan bersaing di papan bawah. Penampilannya juga tak bisa sekompetitif dulu.

Alhasil, rider asal Prancis ini memilih untuk mengakhiri kontraknya yang sejatinya berlangsung hingga akhir tahun 2020. KTM pun juga merasa dongkol, kemudian mereka mempercepat jalan keluar Zarco dengan mendepaknya dari tim sejak seri balap berikutnya di Aragon.

Zarco menyebut bahwa keputusan untuk bergabung bersama KTM bukanlah keputusan yang sepenuhnya murni dari dirinya. Ia pun membeberkan bahwa mantan manajernya, Laurent Fellon, adalah orang yang paling bertanggung jawab atas keputusan itu.

"Saya tak menyesali apa pun, tapi saya harus menambahkan bahwa keputusan untuk bergabung bersama KTM bukan sepenuhnya pilihan saya sendiri," kata Zarco, dilansir dari Speedweek.

"Mantan manajer saya, adalah orang yang sangat menginginkan kepindahan ini," jelasnya.

"Saya sangat percaya padanya dan mungkin saya telah memberikan kepercayaan ini secara berlebihan sehingga saya harus membuat keputusan yang terkesan tergesa-gesa," pungkas Zarco.

Setelah terdepak dari KTM, Zarco menyelesaikan musim 2019 bersama LCR Honda sebagai pengganti Takaaki Nakagami yang tengah cedera. Ia pun sempat tak dapat tim di MotoGP dan berencana turun kelas ke Moto2.

Akan tetapi, ia akhirnya menerima pinangan dari Ducati untuk bergabung bersama tim Avintia Racing, tim yang sebenarnya pernah ia tolak sebelumnya.

Artikel Tag: Johann Zarco, MotoGP 2019, ktm

952  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini