Yamaha Tak Heran Lorenzo dan Rossi Bisa Akur

Penulis: Abdi Ardiansyah
Kamis 13 Feb 2020, 22:10 WIB
Yamaha Tak Heran Lorenzo dan Rossi Bisa Akur

Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi

Berita MotoGP: Managing Director Yamaha, Lin Jarvis, mengaku sama sekali tak heran melihat Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo bisa akur bekerja sama sepanjang uji coba pramusim MotoGP Sepang lalu.

Setelah mengumumkan pensiun pada akhir musim lalu, Lorenzo lantas menerima tawaran kontrak sebagai pebalap penguji Yamaha dalam beberapa bulan kemudian. Ia pun sudah mulai menjalankan tugasnya dalam uji coba shakedown di Sepang pada 2-4 Februari.

Bergabungnya Lorenzo ke Yamaha tak lepas dari peran Valentino Rossi. The Doctor yang dulu hubungannya sempat memanas dengan Lorenzo justru meminta Yamaha untuk mendatangkan mantan rekan setimnya tersebut.

Kini keduanya bahkan akur bekerja sama, Lorenzo bahkan memberikan arahan langsung kepada Rossi selama uji coba pramusim. Jarvis pun mengaku sama sekali tak terkejut dengan situasi ini, meski keduanya kerap berseberangan saat masih bertandem.

"Saat mereka bersama di tim yang sama, memperebutkan target yang sama, semua atas nama kompetisi. Tapi saya rasa mereka masih saling menghormati sebagai rider. Jujur saja, saya sangat menyukai situasi ini, apalagi karena saya sudah melihat tahun-tahun penuh kesulitan dalam hubungan di antara keduanya," ungkap Lin Jarvis kepada SkySports.

Bos Yamaha ini juga menanggapi pernyataan Manajer Tim Repsol Honda, Alberto Puig, yang mengaku Honda memang legawa melepas Lorenzo akhir musim lalu, tanpa menghalang-halanginya menunggangi motor tim kompetitor lainnya.

"Saya tak memikirkan situasi apa pun. Kami hanya bertanya apakah Jorge bersedia, dan ia bilang 'ya'. Sejak itu, kami mulai diskusi. Saya tak memikirkan Honda, dan itu bukan masalah kami. Saya bahkan tak tahu bagaimana cara Jorge mengakhiri kontraknya dengan mereka," pungkasnya.

Artikel Tag: Valentino Rossi, motogp, yamaha, Jorge Lorenzo

870  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini