banner babe

Vettel Minta F1 Kembali Gunakan Chequered Flag Agar Para Pebalap Tak Bingung

Penulis: Abdi Ardiansyah
Minggu 20 Okt 2019, 23:15 WIB
Vettel Minta F1 Kembali Gunakan Chequered Flag Agar Para Pebalap Tak Bingung

Sebastian Vettel, Ferrari SF90.

Berita F1: Sebastian Vettel meyakini balapan Formula 1 harus kembali menggunakan tradisi pengibaran chequered flag atau bendera kotak-kotak hitam putih pada saat finis untuk menghindari kebingungan para pebalap.

Sebastian Vettel mengungkapkan hal tersebut usai dia melakoni balapan GP Jepang 2019 di Sirkuit Suzuka, akhir pekan lalu. Vettel hanya bisa menjadi runner-up meski memulai balapan dari posisi terdepan.

Kesalahan saat start membuat posisi terdepannya itu langsung disalip Valtteri Bottas dari tim Mercedes yang memulai lomba dari urutan ketiga.Meski sepanjang balapan pergantian posisi terus berganti, pada akhirnya Vettel tetap finis di urutan kedua.

Terkait dengan akhir balapan GP Jepang tahun ini yang sempat membingungkan para pebalap, Vettel meyakini F1 harus kembali menggunakan tradisi pengibaran chequered flag ketimbang hanya mengandalkan pemakaian sistem elektronik.

Sebagaimana diketahui, sebuah kesalahan sistem mengakibatkan balapan di Suzuka tersebut sempat disebut "selesai" satu lap lebih awal dari 53 putaran yang dijadwalkan.

Hal ini kemudian membuat para pebalap dan juga tim kebingungan. FIA pun kemudian melakukan penyelidikan atas kesalahan sistem itu. Sebenarnya, selain memakai sistem elektronik, kubu F1 mengaku masih mengibarkan chequered flag saat pebalap pertama berhasil melintasi garis finis.

Namun, Vettel mengatakan bahwa dia kesulitan untuk melihat "finis" versi elektronik di Jepang.

"Saya pikir, dari sudut pandang pembalap, jelas sekali bahwa tidak ada chequered flag. Kami punya pit board yang memberi kami informasi balapan di setiap lap, kami juga bisa melihat di dashboard berapa lap lagi balapan akan berlangsung,” ujar Vettel seperti dilansir dari laman Crash.

“Saya melihat masih ada satu lap lagi, lalu saya menerima informasi di radio kalau putaran itu adalah yang terakhir" Jelas, ada kebingungan di pit wall," imbuhnya.

Sistem elektronik untuk menghitung jumlah lap berjalan mulai diperkenalkan sejak insiden chequered flag yang terjadi pada GP Kanada 2018. Pada saat itu, model Winnie Harlow yang diberi tugas mengibarkan chequered flag melakukan kesalahan fatal dengan mengibarkan bendera tersebut satu lap lebih awal.

Artikel Tag: Sebastian Vettel, f1 2019

3786  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini