Takaaki Nakagami Akui Adopsi Gaya Balap Marc Marquez

Penulis: Abdi Ardiansyah
Jumat 04 Des 2020, 09:05 WIB
Takaaki Nakagami, Marc Marquez

Takaaki Nakagami dan Marc Marquez

Berita MotoGP: Rider LCR Honda Idemitsu, Takaaki Nakagami, menjadi pebalap terbaik Honda di MotoGP 2020. Nakagami pun mengakui bahwa dirinya mengikuti data milik Marc Marquez.

Takaaki Nakagami menjadi rider tim Honda terbaik setelah mengungguli Alex Marquez, Stefan Bradl (Repsol Honda) dan rekan satu timnya, Cal Cruthclow.

Nakagami mampu meraih pole position pada GP Teruel. Meskipun pada akhirnya ia gagal melangkah ke finis setelah mengalami kecelakaan. Rider asal Jepang ini jadi rider Honda yang paling stabil penampilannya tahun ini setelah absennya Marc Marquez (Repsol Honda) setelah mengalami cedera patah lengan tangan kanan pada gelaran GP Spanyol.

Nakagami mengaku telah mempelajari data milik Marquez untuk melihat bagaimana Marquez mengendarai motor.

"Saya bukan Juara Dunia, saya tidak pernah memenangkan balapan MotoGP atau naik podium di MotoGP. Saya sudah memasuki tahun ketiga dan masih belum ada hasil yang luar biasa," tutur Nakagami sebagaimana dilansir dari laman resmi MotoGP.

Nakagami pun menjelaskan tentang bagaimana mencoba belajar dari Marquez di semua area, terutama dalam area pengereman

"Pada balapan berikutnya, saya menyadari bahwa harus mengubah gaya balap dengan motor 2019, apalagi saya menjalani operasi di musim dingin. Secara fisik, saya belum 100 persen. Jadi satu-satunya cara adalah melihat data Marc," aku Nakagami.

"Dia (Marquez) tahu betul bagaimana menangani motornya, terutama musim lalu pada 2019. Dia memenangkan banyak balapan, jadi mengapa tidak? Jika saya punya kesempatan, saya coba lihat datanya bagaimana dia mengelola motor ini."

"Saya lalu bisa melihat banyak trik dalam pengereman, di tikungan tengah, keluar, banyak hal. Itu adalah motor yang sama, tetapi grafiknya sangat berbeda. Pertama kali saya melihatnya, saya berpikir "wow, bagaimana dia melakukannya?" ungkap rider asal Jepang tersebut.

"Jadi, saya selalu mencoba beradaptasi, mengingat grafik dan bagaimana Marquez selalu memikirkannya, dan itu bagus. Tiba-tiba saya merasa bahwa pada lucky point setelah beberapa lap saya merasa menemukan semacam 'gaya Marc'," ujar Nakagami.

"Saya bisa berhenti dengan sangat baik, mudah menghentikan motor, dan mudah mendapatkan lebih banyak umpan balik di depan. Jadi, lebih mudah untuk berhenti dan berbelok. Saya beruntung."

Meski begitu, Nakagami tak memungkiri harus siap menghadapi risiko untuk mengubah gaya balapnya yang butuh adaptasi. Apalagi gaya balap Marquez terbilang cenderung agresif.

Artikel Tag: Takaaki Nakagami, Marc Marquez, Honda, motogp 2020

1177  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini