Tak Cuma Garang di Atas Motor, Valentino Rossi Bisa Tampil Kompetitif di Ajang Balap Mobil

Penulis: Abdi Ardiansyah
Sabtu 18 Jan 2020, 13:00 WIB
Tak Cuma Garang di Atas Motor, Valentino Rossi Bisa Tampil Kompetitif di Ajang Balap Mobil

Valentino Rossi menjejaki podium ketiga di ajang balap ketahanan mobil Gulf 12.

Berita MotoGP: Sporting Director Kessel Racing, Mauro Felisatti, menilai Valentino Rossi sebenarnya memiliki potensi besar tampil kompetitif di ajang balap mobil.

Hal ini disampaikan Felisatti via Sky Sport, usai mengamati performa Rossi di Gulf 12 Hours 2019 pada Desember lalu.

Pada liburan musim dingin ini, Valentino Rossi mengisi waktunya dengan mengikuti ajang balap mobil Gulf 12 Hours 2019 Desember lalu. Rossi kala itu membela Monster VR46 Kessel, bertandem dengan adiknya, Luca Marini, dan sang sahabat karib, Alesio 'Uccio' Salucci.

Tak diduga, mereka mencuri perhatian dengan sukses finis ketiga di klasifikasi umum, dan menjuarai kategori yang mereka ikuti, yakni 'GT3 Pro-Am'.

Melihat performa mengesankan sang rider MotoGP ini, Sporting Director Kessel Racing, Mauro Felisatti yakin Rossi sejatinya punya potensi besar sebagai pebalap mobil.

Felisatti menyatakan tim Kessel takjub pada mentalitas Rossi dalam menjalani ajang balap ketahanan mobil tersebut. Ia pun yakin The Doctor bisa tampil lebih garang di ajang balap mobil saat ia telah pensiun dari MotoGP suatu saat nanti.

"Mereka dalam kondisi yang bugar, dan melakukan pekerjaan dengan sangat baik. Mereka juga saling bekerja sama dengan apik. Vale sangat mengamati sahabat dan adiknya," ungkap Felisatti seperti seperti dikutip dari laman Corsedimoto.

"Vale suka menganalisa situasi. Memorinya kuat. Kami tak perlu mengulangi hal yang sama dua kali. Kemauannya sangat besar, tapi juga rendah hati. Tiap kali masuk mobil, ia selalu ingin memahami semuanya. Ia juara sejati. Karakternya kuat, talentanya murni, motivasinya tinggi, dan saya rasa ia bisa sukses di balap mobil," imbuhnya.

Pun demikian, Felisatti juga mengakui bahwa Rossi masih harus banyak berlatih lantaran harus menyesuaikan dengan mobil balap yang punya karakteristik sangat berbeda dari tunggannnya sebelumnya di MotoGP.

"Yang terpenting adalah mencoba mengurangi risiko dan kesalahan sebanyak mungkin, karena balapan macam ini sangatlah panjang dan akumulasi kesalahan bisa memengaruhi hasil. Vale punya kecenderungan menikung lebih lebar, karena motor sangatlah berbeda. Ia cenderung suka mengerem lebih awal," pungkasnya.

Seperti diketahui, Rossi memang dikenal bertalenta di ajang roda empat. Ia pernah turun di dua seri Kejuaraan Reli Dunia (WRC), tujuh kali menjuarai Monza Rally Show, dan nyaris pindah ke F1 pada 2017 usai tiga tahun menjalani uji coba intensif dengan Ferrari.

Artikel Tag: Valentino Rossi, motogp 2020, yamaha, f1

1285  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini