Stefan Bradl Kenang Rivalitasnya Dengan Marc Marquez

Penulis: Viggo Tristan
Sabtu 10 Sep 2022, 22:21 WIB
Stefan Bradl belum bisa lupakan rivalitas panas dengan Marc Marquez.

Stefan Bradl ingat momen rivalitasnya dengan Marc Marquez di masa lalu. (Gambar: Repsol Honda)

Ligaolahraga.com -

Berita MotoGP : Pebalap penguji Repsol Honda yaitu Stefan Bradl mengingat rivalitasnya dengan Marc Marquez di masa lalu. Ia mengaku cukup iri dengan kesuksesan yang dialami Baby Alien sampai sekarang.

Seperti yang diketahui, Stefan Bradl dan Marc Marquez pernah terlibat persaingan sengit pada kompetisi Moto2 tahun 2011 silam. Kala itu, Bradl berhasil mengungguli Marquez untuk meraih gelar juara dunia. Namun siapa sangka, Marquez justru memiliki karier lebih cemerlang di ajang MotoGP. Ia telah sukses mengumpulkan tujuh gelar juara dunia di kelas premier sebelum badai cedera menghantamnya.

Menanggapi rivalitasnya dengan Marquez di masa lalu, Bradl jelas merasa iri. Meskipun demikian, ia tidak menyangka bahwa namanya sekarang dipercaya Honda untuk menggantikan posisi Marquez yang cedera. Tanggung jawab besar itu membuat Bradl tertekan.

"Tidak pernah mudah menggantikan Marc. Dia adalah pembalap juara yang memenangi begitu banyak balapan. Di satu sisi, saya merasa sangat terhormat, sedangkan di sisi lain ini menjadi beban yang cukup berat di pundak saya," ucap Bradl saat diwawancara oleh media setempat.

"Saya iri melihat pencapaiannya di MotoGP. Ada masa-masa ketika kami tidak berbicara satu sama lain karena rivalitas di masa lampau. Sebagai orang yang pernah mengalahkannya dalam perebutan gelar, saya ingin mengalahkannya. Tapi dia sangat cepat. Saya berpikir-pikir, bagaimana bisa lebih cepat darinya. Sampai sekarang saya belum menemukan jawabannya," tukasnya sekali lagi.

Artikel Tag: Stefan Bradl, Marc Marquez, motogp

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/motogp/stefan-bradl-kenang-rivalitasnya-dengan-marc-marquez
691  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini