banner babe

Rossi Masih Keluhkan Masalah Top Speed Yamaha M1

Penulis: Abdi Ardiansyah
Kamis 23 Mei 2019, 22:50 WIB
Rossi Masih Keluhkan Masalah Top Speed Yamaha M1

Valentino RossiValVal

Berita MotoGP: Valentino Rossi mengeluhkan kelemahan terbesar Yamaha dalam hal top speed. Masalah tersebut membuat The Doctor mengaku sangat menderita saat melaju di trek lurus di Sirkuit Le Mans.

Rossi menjadi pebalap pabrikan Yamaha dengan top speed yang paling lambat, terutama dibandingkan pemenang MotoGP Prancis, Marc Marquez, serta trio Ducati: Andrea Dovizioso, Danilo Petrucci dan Jack Miller.

Meski saat balapan The Doctor bisa membayangi Desmosedici GP19, namun ia tak dapat melewati DesmoDovi, Petrux dan Jackass. Alhasil, pebalap Yamaha itu harus puas finis kelima, posisi yang sama seperti dengan posisi grid start.

Skuat Garpu Tala ini sebenarnya telah meningkatkan performa motor dalam menjaga usia ban saat balapan. Akan tetapi, Rossi merasakan YZR-M1 kehilangan terlalu banyak tenaga.

“Saya tidak cukup cepat. Saya banyak kehilangan waktu di trek lurus dan akselerasi dari tikungan berkecepatan rendah,” sesalnya.

“Saya mencoba semua balapan di sana, tidak kehilangan slipstream untuk mencoba bertarung demi podium. Target saya adalah podium, tapi sayangnya tidak cukup untuk mengalahkan Ducati.

“Hal baiknya saya comeback di akhir. Tampaknya masalah kami lebih sedikit dibandingkan tahun lalu pada lap-lap akhir. Ini sangat positif, namun tidak cukup untuk podium.

“Seperti inilah. Kami memperbaiki usia ban dengan beberapa hal berbeda pada motor, dan motor sangat nyaman dikendarai.

“Tampaknya yang lain membuat kemajuan, terutama Honda. Sekarang perbedaannya sangat besar di trek lurus.

“Coba saja Anda cek top speed dalam hasil. Kami sangat menderita di semua balapan.”

Sementara keempat pebalap Yamaha berada juga di posisi terbawah dalam daftar top speed MotoGP Prancis.

Artikel Tag: Valentino Rossi, MotoGP 2019, yamaha

5022  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini