Remy Gardner Akui Tak Terbebani dengan Nama Besar Sang Ayah

Penulis: Abdi Ardiansyah
Kamis 20 Jan 2022, 09:05 WIB
Remy Gardner

Remy Gardner

Ligaolahraga.com -

Berita MotoGP: Meski akan tampil di MotoGP dengan statusnya sebagai putra Wayne Gardner, juara dunia 500cc 1987, Remy Gardner mengaku tak terbebani dengan nama besar ayahnya.

Setelah menanti cukup lama, Remy Gardner akhirnya dipromosikan ke ajang MotoGP pada 2022. Rider asal Australia itu memang harus menempuh perjalanan panjang hingga bisa tampil di kelas utama.

Ia menghabiskan total enam musim di kategori kelas menengah sebelum berhasil membuktikan dirinya sebagai pebalap yang layak diperhitungkan dengan keberhasilannya menjuarai Moto2 2021.

Gardner dinilai pantas mendapat tiket untuk tampil di MotoGP. Sebab secara pengalaman ia sudah matang dengan enam musim bersaing di kelas menengah dan hampir dua tahun di turun di ajang Moto3 (2014-2015).

Soal talenta, pria berusia 23 tahun itu tak perlu diragukan lagi. Gardner terus menunjukkan progres yang signifikan. Musim lalu, ia menjadi rider Moto2 dengan performa paling konsisten. Terbukti dari total 18 race yang digelar, dirinya 12 kali naik ke tangga podium, yang lima di antaranya adalah kemenangan.

Dari segi mentalitas, Remy Gardner pun sudah teruji. Sepanjang musim 2021, rider Tech3 KTM itu mampu meredam tekanan dari Raul Fernandez, rookie Moto2 sekaligus tandemannya di Red Bull KTM Ajo, yang ikut bersaing memperebutkan titel juara pebalap.

“Banyak sekali emosi. Namun jujur saja, saya masih tidak percaya (sudah menjadi juara dunia). Kesuksesan ini akhirnya datang setelah masa-masa yang sulit,” ujar Gardner dilansir dari Motosan.

“Saya telah melalui cukup banyak melalui periode yang buruk, di mana saya pikir saya tidak akan mampu melakukan apa-apa, dan pada akhirnya saya bisa mencapai titik ini, memenangi gelar (Moto2),” imbuhnya.

Perjalanan karier Gardner memang tak berjalan mudah. Berbagai lika-liku harus dilaluinya demi menggapai mimpi serta mengikuti jejak sang ayah, Wayne Gardner, yang pernah turun di kelas premier Kejuaraan Dunia Balap Motor.

Kesuksesan Gardner menjadi kampiun Moto2 2021 membuatnya sekarang telah menyamai pencapaian ayahnya. Namun belum sepenuhnya sempurna, sebab orang tuanya meraih gelar juara di kelas utama (500cc), pada 1987 silam.

Memiliki ayah yang merupakan seorang juara dunia ternyata tidak membuat Gardner merasa terbebani. Ia justru melihat hal tersebut dari sudut pandang positif.

Selain itu status sebagai juara Moto2 tak memberinya tekanan dalam menghadapi tahun pertamanya di MotoGP.

Artikel Tag: remy gardner, ktm, Tech3, MotoGP 2022

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/motogp/remy-gardner-akui-tak-terbebani-dengan-nama-besar-sang-ayah
729  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini