Presiden IRTA: Hanya Virus Corona yang Bisa Tentukan Nasib MotoGP 2020

Penulis: Abdi Ardiansyah
Kamis 09 Apr 2020, 16:20 WIB
Presiden IRTA: Hanya Virus Corona yang Bisa Tentukan Nasib MotoGP 2020

Aksi para pebalap di MotoGP Valencia

Berita MotoGP: Nasib MotoGP 2020 semakin terancam dibatalkan total akibat kondisi akibat pandemi virus corona (Covid-19) yang semakin parah.

Kompetisi MotoGP musim 2020 kembali terbengkalai usai dua seri balap lagi-lagi resmi ditunda. MotoGP Catalunya dan Italia memutuskan untuk menunda penyelenggaraan akibat pandemi Covid-19 di kedua negara tersebut.

Musim kompetisi MotoGP 2020 seharusnya sudah dimulai pada 8 Maret lalu di Qatar, namun seri balap tersebut harus dibatalkan. Setelah itu, MotoGP Thailand, Amerika Serikat, dan Argentina, ikut bereaksi terhadap pandemi Covid-19.

Pihak penyelenggara ketiga seri balap tersebut memutuskan untuk menunda pelaksanaan sampai mendekati akhir musim.

MotoGP Thailand menjadwal ulang pelaksanaan pada 4 Oktober, sedangkan MotoGP Americas dan Argentina berturut-turut akan berlangsung pada 15 dan 22 November.

Langkah serupa juga diambil penyelenggara seri balap di Benua Eropa. Hingga saat ini seri balap di Spanyol, Prancis, Italia, dan Catalunya resmi ditunda. Nasib keempat seri balap tersebut juga masih belum jelas karena belum punya tanggal pengganti.

Presiden IRTA, Herve Poncharal, turut menanggapi situasi ini. Ia mengatakan bahwa tidak ada yang bisa memastikan perihal kapan MotoGP 2020 akan dimulai.

"Saat ini, membicarakan soal kemungkinan dimulainya musim kompetisi, tanggal balapan dan venue, adalah sesuatu yang tidak diketahui siapa pun," ujar Poncharal, dilansir dari Crash.

"Kami (FIM, IRTA, Dorna, dan panitia lokal) tidak bisa memutuskan. Hanya Virus (Covid-19) dan otoritas pemerintah negara bersangkutan yang bisa memutuskan," kata Poncharal lagi.

CEO Dorna Sports, Carmelo Ezpeleta, yang sebelumnya sangat optimis bisa menggelar musim kompetisi MotoGP 2020, kini nampaknya juga mulai berubah pikiran. Ia mengaku akan sangat senang jika MotoGP bisa menggelar setidaknya 10 balapan. Namun Ezpeleta juga mengungkapkan kemungkinan terburuknya yakni MotoGP musim ini bisa dibatalkan total.

Artikel Tag: Virus Corona, motogp 2020

872  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini