Pol Espargaro Masih Was-was Jika Ditawari Bela Tim Satelit Honda

Penulis: Abdi Ardiansyah
Selasa 02 Jun 2020, 21:35 WIB
Pol Espargaro Masih Was-was Jika Ditawari Bela Tim Satelit Honda

Pol Espargaro, KTM MotoGP.

Berita MotoGP: Pol Espargaro mengaku masih merasa was-was jika ditawari membela tim satelit Honda. Hal ini tak lepas dari pengalaman buruknya di Yamaha.

Honda Racing Corporation (HRC) memang telah menyatakan ketertarikannya kepada Pol Espargaro. Hal ini terungkap lewat pernyataan Manajer Tim Repsol Honda, Alberto Puig, yang menyebut Polyccio punya segala standar pebalap Honda.

Pernyataan Puig ini lantas menimbulkan beberapa rumor bahwa Espargaro berpeluang mengisi posisi di tim Repsol Honda, mengingat Alex Marquez hanya dikontrak setahun oleh Repsol Honda.

Selain itu, Cal Crutchlow yang kini telah berusia 34 tahun, kontraknya juga akan habis pada akhir 2020, dan ia bisa jadi digantikan Espargaro.

"Honda motor yang sangat mirip dengan KTM dan mereka opsi yang bisa dipertimbangkan jika memang ada peluang. Tapi kini semua masih sekedar isu. Selain itu belum ada yang bisa dipastikan, baik dengan KTM maupun pabrikan lain," tutur Espargaro seperti dikutip Motociclismo.es.

Espargaro juga mengaku gugup jika memang harus membela LCR Honda. Saat ini, Crutchlow diketahui berstatus rider pabrikan, yang berarti gajinya dibayar oleh HRC, mendapatkan motor pabrikan seperti Marquez, serta terlibat langsung dalam pengembangan motor.

Espargaro pun sempat mendapatkan janji yang serupa dari Yamaha saat masih membela Monster Yamaha Tech 3 pada 2014-2016, namun tak kunjung ditepati. Hal ini lah yang rider berjuluk Polyccio ini merasa waswas jika memang harus membela tim satelit lagi.

"Kala itu, Yamaha sudah menjanjikan saya motor pabrikan di tim satelit, tapi tak pernah ditepati. Saya tak tahu cara kerja Honda atau LCR Honda, atau dukungan teknis macam apa yang akan diberikan pabrikan mereka kepada pebalapnya," tandasnya.

"Saat saya membela tim satelit Yamaha, satu-satunya hal 'pabrikan' yang saya terima hanyalah kertas yang saya tanda tangani dan saya sangat kecewa. Atas alasan itulah saya pergi ke KTM, pabrikan yang mendukung saya," kisah Espargaro.

"Saya ingin memperebutkan gelar dan satu-satunya jalan adalah membela tim pabrikan. Kendati sebuah tim satelit bisa punya dukungan pabrikan, tetap sulit bagi mereka untuk memperebutkan gelar. Praktisnya itu mustahil," pungkas pebalap berusia 29 tahun tersebut.

Artikel Tag: Pol Espargaro, ktm, motogp 2020, Honda

1108  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini