Pernat: Kehilangan Marquez Bencana Bagi Repsol Honda

Penulis: Abdi Ardiansyah
Rabu 12 Agu 2020, 14:45 WIB
Pernat: Kehilangan Marquez Bencana Bagi Repsol Honda

Marc Marquez, Repsol Honda.

Berita MotoGP: Pengamat MotoGP, Carlo Pernat, menilai Repsol Honda kini berada dalam bencana tanpa kehadiran Marc Marquez yang tengah memulihkan cedera lengan kanannya.

Berbekal status juara bertahan dan dominator MotoGP, Repsol Honda justru tampil kewalahan di musim MotoGP 2020.

Hal ini tak lepas dari absennya peran Marc Marquez. Sang juara dunia bertahan itu terpaksa menepi setidaknya hingga seri balap keempat musim ini setelah mengalami kecelakaan hebat pada balapan pertama di MotoGP Spanyol 2020 Sirkuit Jerez, pada 19 Juli lalu.

Akibat kecelakaan tersebut, Marquez mendapat cedera retak tulang lengan kanan dan harus naik meja operasi untuk menyembuhkan diri. The Baby Alien awalnya diprediksi bisa kembali di MotoGP Brno.

Akan tetapi, hal ini juga batal dilakukan karena plat di lengan Marquez patah usai mencoba membuka jendela di rumahnya dan harus menjalani operasi kedua.

Tak cuma absen pada seri balap ketiga, Marquez juga dipastikan tidak akan turun pada seri MotoGP Austria 2020, akhir pekan nanti.

Kehilangan Marquez selama empat balapan beruntun tentu membawa dampak besar bagi Honda terlebih pada seri balap MotoGP Ceko, di mana Repsol Honda yang terbilang tim elit MotoGP justru tampil seperti tim papan bawah.

Hal ini pun turut mengundang komentar dari pengamat MotoGP, Carlo Pernat. Menurutnya situasi ini menjadi bencana bagi Honda.

"Sebuah bencana, Crutchlow telah menjalani opersai di tangan kanannya dan dia sudah memikirkan untuk pindah bersama Aprilia musim depan," tutur Pernat sebagaimana dilansir laman dari GPOne.

"Bradl sudah lama tidak balapan, Alex Marquez tampak seperti tikus yang tenggelam, Nakagami tampil tidak begitu buruk, tetapi motornya tak mampu membawanya menang," tandasnya.

Pernat pun menyarankan agar Honda untuk mengikuti langkah yang sudah dibuat Yamaha dan Ducati dengan memberi perhatian kepada para rider mereka di tim satelit.

"Honda salah jika tidak fokus kepada rider muda di tim satelit mereka, seperti yang sudah dilakukan oleh Ducati, Yamaha, dan juga KTM. Mereka harus membayar untuk kesombongannya," tegasnya.

Artikel Tag: Marc Marquez, motogp 2020, Honda

640  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini