Perhitungan yang Matang Antar Jack Miller Raih Kemenangan

Penulis: Abdi Ardiansyah
Selasa 18 Mei 2021, 16:00 WIB
Jack Miller

Jack Miller

Berita MotoGP: Jack Miller berhasil merebut podium utama di Le Mans berkat strategi balapan yang matang meski sempat masuk gravel dan dijatuhi hukuman dua long lap penalty.

Jack Miller berhasil menjadi pemenang balapan seri kelima musim ini, MotoGP Prancis. Kesuksesannya tersebut menjadi yang kedua usai menang di balapan sebelumnya, MotoGP Spanyol. Ia pun kembali membawa pulang poin penuh dan saat ini bertengger di peringkat keempat klasemen MotoGP dengan total 64 poin.

Pebalap asal Australia tersebut hanya berjarak 16 poin dari pemuncak klasemen, Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha MotoGP), yang finis di urutan ketiga MotoGP Prancis.

Meski melakukan start yang impresif dan memimpin lomba, Miller sempat merosot ke posisi keempat setelah masuk gravel usai melewati lintasan lurus. Hujan yang mengguyur Le Mans membuat ia dan pebalap lainnya harus mengganti motor di akhir lap kelima.

Saat kembali ke lintasan, pebalap berusia 26 tahun itu berada di posisi ketiga di belakang Marc Marquez (Repsol Honda) dan Quartararo.

Nahas, Miller kemudian dijatuhi hukuman dua long lap penalty karena saat masuk pit lane untuk mengganti motor, kecepatan Ducati Desmosedici GP21 yang dikendarainya melebihi batas maksimal 60 km/jam.

 “Saat menjalani long lap pertama, aspal masih terasa licin sehingga saya sangat berhati-hati. Di long lap kedua, saya mampu lebih cepat sehingga tidak kehilangan banyak waktu,” ucap Miller seperti yang dikutip dari laman Motorsport.com.

Saat Miller melakukan long lap, Marquez masih terus memimpin balapan hingga kemudian terjatuh di lap kedelapan. Quartararo yang juga sempat menjadi pebalap tercepat juga tidak bertahan lama karena Miller mendahuluinya di lap 12.

Setelah berhasil memimpin jalannya balapan, Jack Miller mulai memikirkan perhitungan yang matang karena Sirkuit Bugatti mulai mengering saat lomba berdurasi 27 lap (130 km) itu sudah berlangsung separuhnya.

“Sekira tujuh lap sebelum finis, saya sempat berpikir untuk masuk pit mengganti ban basah dengan kering slick. Tetapi, pit lane di Le Mans terlalu panjang,” ungkapnya.

Pada akhirnya, tak ada pebalap yang mengganti ban basahnya ke kering hingga berakhirnya balapan. Termasuk Quartararo yang ban depannya mengalami kerusakan parah sehingga posisinya merosot ke P3.

Miller juga sempat tertekan begitu Johann Zarco (Pramac Racing) yang juga mengandarai Ducati Desmosedici GP21, berhasil menyalip Quartararo sehingga berada di urutan kedua menjelang lap 22. Zarco pun berhasil mengikis gap dengan Miller yang saat itu bannya mulai aus.

Di akhir lap 22, gap Miller dengan Zarco berkurang menjadi 6,396 detik lalu 5,834 detik, lantas 4,933 detik; 4,502 detik, dan 4,462 detik pada akhir lap 26.

“Saya melihatnya (Zarco) semakin mendekat. Namun, saya masih mampu mengontrol lomba dengan baik. Tentu tidak lepas dari bantuan kontrol traksi (traction control) yang bagus dari GP21,” tutup Miller.

Artikel Tag: Jack Miller, Ducati Lenovo, Johann Zarco, pramac ducati, Fabio Quartararo, Monster Energy Yamaha, MotoGP 2021, MotoGP Prancis

490  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini